Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 14 April 2025 | 04.31 WIB

Flyover Bundaran Dolog Dinilai Solutif, tapi Warga Berharap Akses dan Usaha Tak Terganggu

Pembangunan flyover di Bundaran Dolog Taman Pelangi dinilai mendesak. (Alfian Rizal/Jawa Pos) - Image

Pembangunan flyover di Bundaran Dolog Taman Pelangi dinilai mendesak. (Alfian Rizal/Jawa Pos)

JawaPos.com – Rencana pembangunan flyover di Bundaran Dolog, kawasan Taman Pelangi, Surabaya mulai menuai respons dari masyarakat. Meski banyak yang mendukung proyek ini sebagai solusi kemacetan akibat perlintasan kereta api, sejumlah warga dan pelaku usaha lokal menyuarakan kekhawatiran mereka.

Pelaku usaha kecil di sekitar frontage road sisi timur dan Jalan Jemursari, misalnya, cemas akses menuju tempat usaha mereka akan terganggu selama proses konstruksi berlangsung. "Kalau nanti ada penutupan jalan, pembeli bisa enggan mampir. Bisa-bisa omzet turun," keluh Andri, 38, pemilik warung kopi di sekitar frontage road.

Senada dengan itu, Yuliana, 45, pemilik toko sembako yang beroperasi tak jauh dari bundaran, mengaku trauma dengan pengalaman serupa saat underpass Mayjen Sungkono dibangun. "Waktu itu omzet saya turun separuh. Sekarang khawatir kejadian yang sama terulang," ujarnya.

Namun tidak semua pihak bersikap pesimistis. Warga yang setiap hari harus menghadapi kemacetan di titik tersebut justru menyambut positif rencana ini. 

"Saya hampir tiap pagi nunggu kereta lewat. Kadang bisa sampai 10 menit. Kalau ada flyover, ya bagus, jadi nggak telat terus ke kantor," kata Dimas, 29, seorang karyawan swasta.

Arini, 32, warga lain yang tinggal tak jauh dari lokasi, juga mendukung proyek ini. Ia hanya berharap pelaksanaannya memperhatikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat. 

"Pembangunan jangan bikin jalan jadi becek atau debu di mana-mana. Terus, tolong juga kasih petunjuk jalan jelas kalau ada pengalihan," katanya.

Warga berharap Pemkot Surabaya aktif memberikan informasi sejak awal, termasuk soal jadwal, rute yang terdampak, serta menyediakan saluran pengaduan jika ada masalah selama proyek berlangsung.

"Intinya kami nggak menolak. Tapi harus ada komunikasi yang jelas. Jangan sampai proyek besar ini justru nyusahin warga kecil," tutur Yuliana.

Masyarakat menilai proyek flyover Bundaran Dolog penting untuk mengurai kemacetan, tapi menekankan pentingnya keterlibatan warga dalam setiap tahapannya.

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore