
Kecelakaan maut bus vs mobil di Gresik tewaskan tujuh orang. (Istimewa)
JawaPos.com – Kecelakaan tragis terjadi di Jalan Raya Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, Kamis (10/4) pagi. Mobil Isuzu Panther yang membawa rombongan keluarga dari Tuban bertabrakan dengan bus PO Rajawali Indah. Insiden ini merenggut tujuh korban jiwa. Berikut rangkuman fakta-fakta penting dari kecelakaan maut tersebut:
1. Terjadi Saat Jam Sibuk Pagi Hari
Peristiwa nahas ini berlangsung sekitar pukul 05.42 WIB, saat aktivitas pagi masyarakat mulai padat. Jalan raya nasional tersebut memang dikenal sebagai jalur sibuk yang menghubungkan wilayah barat menuju Surabaya, termasuk dilintasi banyak kendaraan besar seperti truk dan bus antarkota.
2. Adu Banteng antara Mobil dan Bus
Kecelakaan melibatkan mobil Isuzu Panther bernomor polisi DK 1157 FCL dan bus PO Rajawali Indah S 7707 UA. Mobil melaju dari arah barat menuju Surabaya, sementara bus datang dari arah sebaliknya. Tabrakan terjadi secara frontal setelah mobil berpindah jalur secara tiba-tiba. Benturan keras menyebabkan bagian depan mobil hancur dan merenggut nyawa seluruh penumpangnya.
3. Semua Korban Tewas Merupakan Penumpang Mobil
Sebanyak tujuh orang meninggal dunia, semuanya adalah penumpang mobil Panther. Mereka berasal dari Desa Tuwiri Wetan, Kecamatan Merakurak, Kabupaten Tuban. Empat korban meninggal di lokasi kejadian, sementara tiga lainnya sempat dilarikan ke RSUD Ibnu Sina namun tak tertolong.
4. Mobil Kehilangan Kendali Setelah Menyalip Truk
Baca Juga: Wujud dari Dedikasi dan Kerja Keras: 3 Shio Ini Akan Hoki Besar Besok Jumat 11 April 2025
Menurut Kanit Gakkum Satlantas Polres Gresik Ipda Achmad Andri Aswoko, mobil Panther berusaha menyalip truk dari sisi kiri. Namun, ban mobil keluar dari badan jalan hingga menyebabkan selip. Supir mencoba mengarahkan kembali mobil ke aspal, namun justru oleng ke kanan dan masuk ke jalur lawan arah.
5. Korban Termasuk Balita, Remaja, dan Calon Jemaah Umrah
Di antara korban terdapat Muhammad Aqib (27), yang diketahui akan berangkat umrah. Selain itu, ada pula M. Al Fatih, balita berusia 3 tahun, dan Hafiz Gandawiharja, remaja 17 tahun. Mereka bepergian dalam rombongan keluarga untuk mengantar Aqib ke Bandara Juanda.
6. Polda Jatim Sebut Ada Dugaan Kelalaian, Penyebab Masih Diselidiki
Dirlantas Polda Jatim, Kombespol Komarudin, menyebut ada dugaan kelalaian dari pihak pengemudi mobil. Namun, penyebab pasti masih menunggu hasil Traffic Accident Analysis (TAA). Dari olah TKP sementara, ditemukan titik tabrak dan jejak goresan di jalan yang menunjukkan mobil berpindah jalur secara mendadak.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
