Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 6 April 2025 | 20.04 WIB

Simak! Jejak Misteri dan Sejarah Makam Peneleh, Surabaya: Dari Urban Legend hingga Pusat Peradaban

Ilustrasi- Misteri dan sejarah Makam Peneleh Surabaya (Freepik) - Image

Ilustrasi- Misteri dan sejarah Makam Peneleh Surabaya (Freepik)

JawaPos.com - Makam Peneleh yang terletak di pusat kota Surabaya menyimpan berbagai cerita menarik yang menggabungkan sejarah, budaya, dan bahkan mitos yang berkembang di kalangan masyarakat.

Tempat ini bukan hanya menjadi saksi bisu bagi perjalanan panjang kota Surabaya, tetapi juga menyimpan jejak-jejak penting dari masa kolonial Belanda hingga perjuangan kemerdekaan Indonesia.

Dikenal sebagai lokasi pemakaman tokoh-tokoh Belanda, Makam Peneleh juga dihiasi dengan berbagai cerita mistis yang menambah daya tariknya.

Melansir informasi dari Youtube Horror Grup, kita akan mengeksplorasi sejarah, kisah-kisah unik, dan potensi wisata yang dimiliki oleh Makam Peneleh, sebuah tempat yang layak untuk lebih diperkenalkan kepada publik.

Lokasi Strategis dan Akses Mudah

Makam Peneleh dapat dijangkau hanya dalam waktu empat menit dari Tugu Pahlawan. Lokasinya yang berada di pusat kota membuat tempat ini mudah diakses dan berpotensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata sejarah dan budaya.

Tempat Peristirahatan Para Tokoh Kolonial

Menurut keterangan Mas Adi, seorang penjaga makam yang sudah bekerja lebih dari tujuh tahun, mayoritas jenazah yang dimakamkan di sini adalah orang-orang Belanda, termasuk tokoh penting seperti Komisaris Perez dan Gubernur Markus.

Dari segi arsitektur, makam ini berbeda dari makam pada umumnya karena banyak bangunannya yang menggunakan bahan marmer dan besi.

Fenomena Mistis yang Dialami Penjaga Makam

Mas Adi menceritakan bahwa dirinya pernah melihat sosok wanita berjubah putih dengan rambut panjang dan bau parfum menyengat di dekat patung besar di ujung makam menjelang waktu magrib.

Setelah kejadian tersebut, tubuhnya terasa berat seolah digandoli. Ia merasa lebih baik setelah mengambil air wudhu dan shalat. Beberapa rekan kerjanya juga pernah mengalami kesurupan di area makam ini.

Kafe dan Rumah Sejarah di Sebelah Makam

Tepat di sebelah makam, terdapat sebuah kafe bernama Logisan yang dikelola oleh Pak Puncak Sono. Ia merenovasi rumah tua dari tahun 1907 menjadi tempat publik karena kecintaannya terhadap sejarah.

Rumah ini dulunya adalah milik pejabat keuangan dan kini menjadi salah satu tempat berkumpulnya masyarakat yang ingin menikmati suasana masa lampau.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore