
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya berupaya mempercepat penanganan Tuberkulosis (TBC), dengan menerbitkan Perwali Nomor 117 Tahun 2024, yang hingga kini terus disosialisasikan.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Surabaya, Nanik Sukristina mengatakan bahwa Perwali yang diterbitkan pada 23 Desember 2024 ini mengatur tatalaksana penanganan kasus dan pemberian obat TBC.
Ini meliputi proses penyembuhan penderita TBC, pemutusan mata rantai penularan, penegakan diagnosis, pengobatan, dan penanganan efek samping di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (fasyankes).
"Tatalaksana juga mencakup pengawasan kepatuhan minum obat, pemantauan kemajuan dan hasil pengobatan, serta pelacakan kasus mangkir atau lost to follow up," tutur Nanik dalam keterangannya, Jumat (21/3).
Menurutnya, penanganan TBC di Surabaya sudah dilakukan secara terpadu, komprehensif, dan berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak, baik itu Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, akademisi, hingga penegak hukum.
Adapun penanggulangan TBC di Surabaya dilakukan melalui berbagai kegiatan, seperti promosi dan penyuluhan kesehatan, penemuan kasus TBC, surveilans TBC.
"Lalu pengendalian faktor risiko, penanganan kasus dan pemberian obat TBC, pemberian kekebalan, dan pemberian obat pencegahan TBC," imbuh Nanik.
Lebih lanjut, Nanik mengatakan bahwa Surabaya merupakan tempat rujukan penyakit TBC di Indonesia bagian timur. Bahkan berdasarkan data hingga 2024, total kasus TBC di Surabaya mencapai 11 ribu.
“11 ribu kasus ini termasuk dari luar wilayah Kota Surabaya. Kalau Kota Surabaya sendiri sebanyak 9 ribuan. Ada tambahan dari luar, karena Surabaya rujukan se-Indonesia Timur,” tukasnya. (*)

Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs RD Kongo: Vitinha Incar Gol Pertamanya
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
7 Weton Tulang Wangi Darah Manis yang Disukai Mahluk Halus Menurut Primbon Jawa, Weton Anda Termasuk?
Daftar Pemain Ghana dan Panama di Grup L Piala Dunia 2026
Prediksi Skor Austria vs Yordania di Piala Dunia 2026: Debut Bersejarah Wakil Asia Terancam di Laga Pertama
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Timnas Portugal vs RD Kongo, Duel Pembuka Grup K Piala Dunia 2026 yang Sarat Ambisi
Surat Pernyataan Manajer Kopdes Merah Putih Bocor di Medsos, Undur Diri Kena Denda Rp 100 Juta?
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
