
TPU Keputih, Surabaya, hampir penuh dan hanya mampu menampung 32 ribu jenazah lagi. (Dokumentasi Jawa Pos)
JawaPos.com–Lahan makam yang mulai menipis menjadi persoalan yang perlu diselesaikan segera oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Kondisi ini terjadi di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Keputih.
Seiring berjalannya waktu, TPU di kawasan Medokan Ayu, Kecamatan Rungkut, Surabaya, itu terus menyempit. Bahkan saat ini, kapasitas TPU Keputih hanya mampu menampung kurang lebih 32 ribu jenazah lagi.
Hal ini disampaikan Kepala UPTD Pemakaman Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Surabaya Khoirun Nisa. Dia mengatakan, saat ini, sedang berupaya untuk mengoptimalkan lahan di TPU Keputih.
”Kami (saat ini) fokus pada efektivitas lahan. Beberapa area masih tertutup rumput dan belum optimal digunakan. Kami akan membersihkan itu agar bisa dimanfaatkan lebih maksimal,” tutur Nisa di Surabaya, Kamis (6/3).
Selain itu, DLH Kota Surabaya juga telah mengusulkan pembebasan lahan TPU Keputih seluas 3 ribu meter persegi. Sehingga area tengah antara makam lama dan makam baru akan terhubung.
”Kami telah mengajukan sekitar 3.000 meter persegi ke Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BRKPP) untuk menghubungkan dua area tersebut. Namun, proses ini masih dalam antrean prioritas,” imbuh Khoirun Nisa.
Sementara itu, Ketua Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Surabaya Eri Irawan menuturkan, Pemkot Surabaya memiliki 13 tempat pemakaman umum dan satu krematorium.
”13 makam ini sebagian besar sudah penuh. Tetapi kalau bisa jangan nunggu penuh, kita melakukan kajian untuk menyiapkan lahan makam baru di wilayah Surabaya Barat,” tutur Eri Irawan ketika dihubungi, Kamis (6/3).
Adapun 13 TPU milik Pemkot Surabaya, adalah TPU Keputih, TPU Babat Jerawat, TPU Kembang Kuning, TPU Putat Gede, TPU Simo Kwagean, TPU Kalianak, TPU Asemjajar, TPU Karang Tembok.
Kemudian TPU Wonokusumo Kidul, TPU Kapas Krampung, TPU Tembok Gede, TPU Ngagel Rejo, dan TPU Belanda Peneleh. Pemkot Surabaya juga punya satu tempat krematorium di Keputih, Kecamatan Sukolilo.
Lebih lanjut, Politisi PDI Perjuangan itu menuturkan bahwa pihaknya sedang mengkaji opsi perluasan untuk mengoptimalkan lahan pemakaman di TPU Keputih. Terutama di sisi timur yang merupakan lahan Pemkot.
”Soal keputih itu dari total 35 hektare itu masih ada yang bisa digunakan. Cuma masih ada beberapa kendala disitu, ada beberapa rumah warga yang menempati lahan, pemkot perlu komunikasi untuk pindah kemana,” tandas Eri.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
