
Ilustrasi proyek prioritas pembangunan infrastruktur Surabaya. (Humas Pemkot Surabaya)
JawaPos.com–Pembangunan suatu daerah membutuhkan anggaran yang tidak murah. Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya pun menggelontorkan dana APBD Rp 6,03 triliun untuk proyek infrastruktur 2025.
Beberapa proyek infrastruktur prioritas yang akan dikerjakan pada 2025, di antaranya pembangunan Jalan Menganti-Wiyung, diversi saluran Gunungsari, underpass Bundaran Dolog, hingga Jalan Lingkar Luar Barat (JLLB).
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Penelitian dan Pengembangan Kota Surabaya Irvan Wahyudradjad mengakui, pemkot memerlukan dana besar untuk merealisasikan proyek infrastruktur. Untuk pembebasan lahan dan pembangunan fisik.
”Jika dikerjakan lebih awal, manfaat ekonominya segera dirasakan. Berbeda jika dilakukan per segmen, memakan waktu lebih lama dan biaya kenaikan harga lahan,” ujar Irvan, Minggu (19/1).
Dia menegaskan, percepatan pembangunan lima tahun ke depan, menjadi prioritas. Bahkan dimasukkan dalam rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Surabaya 2025-2029.
”RPJMD 2025-2029 akan segera disusun setelah pelantikan Walikota dan Wakil Walikota, dan untuk tahun ini kita masih mengikuti RPJMD 2021-2026,” imbuh Kepala Bappedalitbang Surabaya Irvan Wahyudradjad.
Artinya, lanjut dia, program-program yang sudah ada dalam RPJMD 2021-2026 tetap dikerjakan Pemkot Surabaya dengan pola pembiayaan APBD maupun pembiayaan alternatif. Seperti pinjaman daerah. Bisa juga dengan Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU).
Irvan menyatakan, untuk mendukung percepatan pembangunan lima tahun ke depan, Pemkot Surabaya berencana mengajukan pinjaman sebesar Rp 5,6 triliun.
”Saat ini kami sedang menjajaki kemungkinan-kemungkinan terbaik dari lembaga keuangan bukan bank maupun dari perbankan. Kami akan memilih opsi dengan bunga paling rendah dan persyaratan ringan,” tutur Irvan Wahyudradjad.
Pemkot Surabaya juga menjalin komunikasi dengan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) maupun Kemenko Perekonomian, terkait rencana pembiayaan tersebut.
”Semua kita ajak komunikasi, kita ajukan proposal dan mereka sangat mendukung. Targetnya, beberapa proyek strategis sudah bisa dikerjakan 2024 melalui pendanaan APBD dan pembiayaan alternatif ini,” tandas Irvan.

104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
8 Spot Kuliner di Kota Tua Surabaya, Makan Enak dengan Suasana Vintage dan Pemandangan yang Memanjakan Mata!
Mariano Peralta Merapat ke Persija Jakarta? Manajer Borneo FC Langsung Buka Suara
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
