Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 14 Desember 2024 | 04.21 WIB

Pastikan Korban Bullying SMP Negeri Kembali ke Sekolah, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi: Anak Ini Sangat Pintar dan Berani!

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi kasus perundungan siswa SMP Negeri di Surabaya yang viral. (Humas Pemkot Surabaya) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menanggapi kasus perundungan siswa SMP Negeri di Surabaya yang viral. (Humas Pemkot Surabaya)

JawaPos.com - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya angkat bicara, terkait kasus perundungan siswa salah satu SMP Negeri di Surabaya, yang belakangan ini hangat diperbincangkan publik.
 
Eri mengaku telah menemui pelajar SMP berinisial CW, 14 tahun, yang diduga menjadi korban perundungan dan pihak sekolah. Setelah bertemu dan bercengkrama, Eri menilai CW adalah anak yang pintar.
 
"Tadi saya baru ke sana ketemu anaknya, ketemu CW, saya sampaikan CW adalah remaja tangguh. Dia ini adalah anak yang berani," ujar Eri Cahyadi ditemui di kantor Wali Kota, Surabaya Jumat (13/12).
 
 
Eri juga menyimpulkan bahwa perundungan yang terjadi di SMP Negeri tersebut adalah aksi saling membalas antara CW dan teman-teman sekolahnya. Oleh karena itu, ia memberi nasihat kepada CW agar tidak mengganggu temannya.
 
"Saya juga sampaikan ke CW, awakmu ojo ganggu seng liane (kamu juga jangan mengganggu teman yang lain, Red) kalau gak mau diganggu. Ini menjadi koreksi bersama," imbuhnya.
 
Lebih lanjut, Eri berjanji akan mengembalikan CW ke sekolahnya untuk mendapat pembinaan. Apalagi saat ini, CW berstatus sebagai siswa kelas IX. Kurang satu semester lagi untuk lulus dari bangku Sekolah Menengah Pertama.
 
"Kita lagi pertimbangkan dengan dewan pendidikan juga apakah anak ini harus mendapatkan pendidikan yang lebih. Tetapi yang jelas, ayo dikembalikan ke sekolah agar itu bisa menjadi seperti teman lagi," tuturnya.
 
Sebelumnya, pelajar salah satu SMP Negeri di Surabaya berinisial CW, 14 tahun mengaku dirundung oleh teman kelasnya sejak tiga tahun terakhir. Hal ini kemudian diungkap oleh konten kreator asal Surabaya Andy Sugar.
 
 
Dalam video viral berdurasi kurang lebih 6 menit yang diunggah oleh sang kreator pada Selasa, (10/12), CW bercerita telah diperlakukan keji oleh teman sekolahnya. Dari perundungan fisik, verbal, hingga asusila sudah ia alami.
 
"Sering dipukul sama ditendang, pernah diancam pakai pisau. Terus pernah ditenggelamkan, saya juga ditelanjangi di tempat umum, terus kemaluannya diremas-remas, Ko," ujar CW dengan terbata-bata.
 
Diketahui, kasus perundungan ini telah dilaporkan CW ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Ada enam nama siswa yang dilaporkan sebagai terduga tersangka.
 
CW juga telah mendapatkan pendampingan dari Dinas Pemberdayaan, Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) Kota Surabaya, dan tim psikolog. (*)
Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore