
Ketua Kadin Kota Surabaya H.M. Ali Affandi LNM. (Kadin Surabaya/Antara)
JawaPos.com–Ketua Kadin Kota Surabaya H.M. Ali Affandi LNM menyatakan, kenaikan tarif Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11 persen menjadi 12 persen pada awal 2025, harus diikuti dengan pemberian insentif atau subsidi bagi sektor yang paling terdampak.
”Pemerintah perlu memberikan dukungan berupa insentif atau subsidi kepada sektor-sektor yang paling terdampak, seperti UMKM dan sektor padat karya,” kata Ali Affandi seperti dilansir dari Antara di Surabaya, Selasa (26/11).
Andi menuturkan pemberian insentif atau subsidi tersebut akan meringankan potensi dampak yang dialami sektor seperti UMKM dan padat karya akibat kenaikan tarif PPN. Kadin Surabaya memandang kenaikan tarif PPN sebagai langkah strategis namun memerlukan kehati-hatian dan pendekatan inklusif agar membawa manfaat yang optimal tanpa mengorbankan stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurut dia, kenaikan tarif PPN memiliki dua sisi yang harus dipertimbangkan secara menyeluruh. Yakni dari sisi potensi peningkatan penerimaan negara dan dari sisi kebijakan ini yang akan berpotensi menggerus daya beli masyarakat.
”Perlu dipertimbangkan pemerintah termasuk evaluasi menyeluruh terhadap dampak kebijakan ini baik dari sisi konsumsi rumah tangga maupun daya saing dunia usaha,” ujar Ali Affandi.
Dia berpendapat penerapan kenaikan tarif PPN seharusnya bisa dilakukan secara bertahap. Misalnya melalui kenaikan menjadi 11,5 persen pada 2025 sebelum mencapai 12 persen tahun berikutnya.
”Itu akan memberikan waktu yang cukup bagi masyarakat dan pelaku usaha untuk beradaptasi,” tandas Ali Affandi.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
