Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 November 2024 | 02.08 WIB

Pernyataan RSJ Menur soal Dugaan ODGJ terhadap Perempuan Membawa Senjata Tajam ke Dalam Gereja di Manukan

Tangkapan layar perempuan diamankan di dalam Gereja. (Instagram @doominic.id.) - Image

Tangkapan layar perempuan diamankan di dalam Gereja. (Instagram @doominic.id.)

JawaPos.com - Seorang perempuan masuk ke dalam gereja Manukan, Kota Surabaya, Jawa Timur, saat sedang ada misa pada Rabu pagi (20/11). Sosok perempuan itu disinyalir mengalami gangguan jiwa alias orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Insiden itu membuat para jemaat panik dan merasa ada teror. Apalagi perempuan yang disinyalir ODGJ membawa senjata tajam.

Dugaan ODGJ itu dinyatakan oleh Kapolsek Lakarsantri Surabaya Kompol M Akhyar. Namun, Direktur Utama RSJ Menur Vitria Dewi tidak memberikan penegasan. "Mohon maaf kami sedang berproses. Perlu waktu untuk observasi," ujar Vitria ketika dihubungi JawaPos.com melalui WhatsApp pada Kamis (21/11).

Sebelumnya, insiden seorang perempuan berkerudung yang membawa senjata tajam pisau di gereja daerah Manukan menarik perhatian publik.

Aksi perempuan berkerudung membawa senjata tajam itu dibagikan pertama kali oleh akun instagram @doominic.id. Pemilik akun menjelaskan bahwa aksi itu terjadi pada Rabu pagi (20/11).

"Ijin menjelaskan. Jadi tadi pagi saat mau misa, ada wanita (masih muda umur 20-30 tahun.
Pakai hijab dan cadar masuk ke gereja," tulis pemilik akun instagram @doominic.

Petugas lantas berusaha untuk mengarahkan perempuan berkerudung itu untuk keluar. Namun, yang bersangkutan menolak dan memberontak saat diminta keluar gereja.

Tangkapan layar pernyataan di Instagram.

"Akhirnya ada 2 ibu-ibu mendampingi wanita ini sepanjang misa sambil megang tangan wanita ini. Sepanjang misa wanita ini bereaksi aneh dari mulai ijin mau bertanya ketika romo berbicara, menangis, teriak-teriak, muntah," imbuhnya.

Ketika perempuan berkerudung itu histeris dan memasukan tangannya ke baju, sebilah senjata tajam pisau keluar dari saku bajunya. Warga yang ada di sana pun langsung mengambil sajam tersebut.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Lakarsantri Surabaya Kompol M Akhyar membenarkan kejadian tersebut. Pihaknya pun langsung bergegas untuk mengamankan perempuan berkurung pembawa sajam.

"(Yang bersangkutan, Red) sedang diperiksa kejiwaannya di Rumah Sakit Jiwa Menur," ujar Kompol M Akhyar kepada JawaPos.com pada pada Rabu malam, 20 November 20204.

Ketika ditanya apakah perempuan tersebut ada indikasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), ia membenarkan dengan balasan singkat. "Y (yang bersangkutan terindikasi ODGJ, Red)," tukasnya. (*)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore