Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Mei 2024 | 04.59 WIB

Pemkot Surabaya Kolaborasi dengan Unusa Kelola Bozem dan Taman di Tenggilis

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua Yarsis Mohammad Nuh tinjau lokasi kerja sama pengelolaan bozem dan taman di Jalan Tenggilis Tengah I. - Image

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua Yarsis Mohammad Nuh tinjau lokasi kerja sama pengelolaan bozem dan taman di Jalan Tenggilis Tengah I.

JawaPos.com–Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan rencana kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dan Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa). Kolaborasi itu terkait dengan pengelolaan bozem dan taman di Jalan Tenggilis Tengah I, Kelurahan Kendangsari, Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua Yayasan Rumah Sakit Islam Surabaya (Yarsis) Prof Mohammad Nuh melakukan peninjauan di lokasi pada Rabu (1/5). Peninjauan dilakukan untuk memastikan titik lokasi yang akan dikerjasamakan pemkot dan Unusa.

”Jadi di sini ada bozem dan taman pemerintah kota yang diperuntukkan bagi perumahan,” kata Wali Kota Eri saat meninjau lokasi.

Wali Kota Eri menjelaskan, Unusa telah mengajukan izin kepada Pemkot Surabaya untuk mengelola bozem dan taman tersebut. Sebab, rencananya, fasad dan lobi kampus Unusa akan menghadap ke arah perumahan.

”Tadi saya sampaikan, kami dan Prof Nuh juga sowan ke Pak RW dan Pak RT untuk nanti disampaikan kepada warga,” imbuh Eri.

Dia optimistis, kolaborasi antara pemkot dan Unusa akan memberikan manfaat bagi warga sekitar. Bozem akan dikelola dengan baik oleh Unusa, dan tamannya akan dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan, termasuk pengembangan UMKM.

”Bahkan, Prof Nuh tadi juga menyampaikan akan diberikan wifi gratis,” ungkap Eri.

Wali Kota Eri meyakini, kehadiran Unusa di kawasan tersebut akan menggerakkan ekonomi warga sekitar. ”Bozem yang di sini itu akan dikelola Unusa, tetapi tetap fungsinya menjadi bozem dan di-apiki (diperbagus),” tegas Eri.

Dia menambahkan, Pemkot Surabaya sedang mencari mitra seperti Unusa untuk mengelola aset-aset publik. Sebab, anggaran pemerintah kota tidak sepenuhnya mampu mengelola secara maksimal aset-aset tersebut.

”Karena kami kalau memegang semuanya, juga akan berat anggaran kami. Tapi kalau ada yang kerja sama seperti Unusa yang luar biasa ini, bozem tetap, di-apiki (diperbagus), dimanfaatkan untuk warga,” ucap Eri.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore