Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 21 April 2024 | 23.26 WIB

Siap-siap! Pemkot Batu Akan Pindahkan PKL dari Stadion Brantas ke Pasar Among Tani

Penjabat (Pj) Wali Kota Batu Aries Agung Paewai (kedua kiri) pada saat meninjau pembongkaran pasar relokasi di sisi luar Stadion Brantas, di Kota Batu, Jawa Timur, Selasa (16/4/2024). ANTARA/HO-Prokop

JawaPos.com - Pemerintah Kota Batu sedang mempersiapkan pemindahan ribuan pedagang kaki lima (PKL) yang telah terverifikasi dari Stadion Brantas ke Pasar Induk Among Tani Kota Batu.

Melansir ANTARA, Minggu (21/4), menurut Penjabat (Pj) Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai, sekitar 1.057 pedagang akan dipindahkan ke pasar tersebut karena area stadion akan direvitalisasi menjadi pusat olahraga di Kota Wisata Batu.

"Kebutuhan untuk relokasi pedagang sangat mendesak, dikarenakan area stadion segera direvitalisasi untuk dijadikan kawasan pusat olahraga di Kota Wisata Batu," kata Aries.

Pedagang akan ditempatkan sesuai dengan zona yang telah ditentukan, seperti area makanan basah, makanan kering, makanan siap saji, dan non-pangan. Mereka juga akan diberikan los berukuran 1x2 meter.

Jam operasional pedagang akan dibatasi mulai pukul 22.00 hingga 07.00 WIB, dan diharapkan mereka mematuhi aturan ini tanpa mengganggu aktivitas pasar pada siang hari.

Pemerintah Kota Batu akan memberikan sanksi kepada pedagang yang melanggar aturan, demi menjaga kenyamanan bersama di Pasar Induk Among Tani.

Dengan bergabungnya pedagang pasar pagi, Pasar Induk Among Tani Kota Batu akan dapat beroperasi 24 jam, yang diharapkan dapat meningkatkan daya tarik wisatawan dan sektor perdagangan lokal.

"Tujuannya untuk kenyamanan bersama semua yang beraktivitas di Pasar Induk Among Tani. Baik pedagang maupun pembeli, seperti masyarakat Kota Wisata Batu maupun wisatawan," katanya.

"Kita berharap perekonomian Kota Wisata Batu tumbuh berkembang tidak hanya sektor pariwisata tapi juga sektor perdagangan yang akan berdampak bagi masyarakat kota Batu," tambahnya.

Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan Kota Batu telah merencanakan pemindahan pedagang pasar pagi pada tanggal 6 Mei 2024. Saat ini, mereka masih menyiapkan tempat berdagang untuk para pedagang.

Pasar tersebut didanai sebesar Rp 166 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), dengan konsep tiga lantai. Lantai pertama akan digunakan sebagai area basah, lantai dua untuk area kering, dan lantai tiga untuk tempat kuliner dan kantor.

Pasar ini terletak di Jalan Dewi Sartika, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, dengan 1.716 kios dan 914 los, mampu menampung hingga 2.630 pelaku usaha atau pedagang.

 
 
***

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore