
ArtO Community di Surabaya ajak anak-anak difabel mewarnai topeng di SWK Kapas Krampung.
JawaPos.com–Banyak cara untuk ngabuburit. Salah satunya seperti yang dilakukan artO Community di Surabaya. Mereka mengajak anak-anak difabel mewarnai topeng di Sentra Wisata Kuliner Kapas Krampung.
Ketua ArtO Community Dewi Mustika mengatakan, berkolaborasi bersama Bunuh Diri Studio untuk mengajak anak-anal difabel dan non difabel mewarnai topeng bersama.
”Salah satu tujuannya yakni membangun social awareness. Antara teman-teman difabel dan non difabel,” terang Dewi.
Untuk teman-teman difabel, lanjut Dewi, berasal dari SLB Bangun Bangsa. Total ada 10 anak difabel yang terlibat dalam mewarnai topeng.
Xgo inisiator di Kelas Semesta Bunuh Diri Studio mengungkapkan, teman-teman difabel memiliki taste of art yang luar biasa bagus. Menurut dia, mewarnai bisa menjadi media aktivitas teman-teman difabel dalam berekspresi.
”Saya tadi melihat salah satu peserta difabel, komposisi warnanya sungguh bagus,” kata Xgo saat ditemui.
Dia menyampaikan, Kelas Semesta menjadi instrumen untuk belajar seni dengan gratis bagi siapapun. Termasuk untuk para difabel.
”Bunuh Diri Studio ini berdiri sejak 2003. Tapi untuk Kelas Semesta ini sejak Januari 2024,” ucap Xgo.
Kepala SLB Bangun Bangsa Octalia Pramurdiasti menyampaikan, ada 10 teman difabel yang diikutsertakan. Usianya pun bervariasi. Ada yang 20 tahun.
”Untuk difabelnya juga bermacam-macam. Ada difabel tunarungu, grahita, hingga austis,” jelas Octalia Pramurdiasti.
Sementara itu, Budi, koordinator SWK Kapas Krampung Surabaya mengatakan, acara-acara yang digelar di SWK bisa memberikan dampak positif terhadap para pedagang. Dia berharap, makin banyak kolaborasi antar pihak untuk membuat acara di SWK Kapas Krampung.
”Sebagai bukti jika SWK itu bisa ramah untuk anak-anak, keluarga juga bisa menikmati fasilitas SWK di Surabaya,” ungkap Budi.

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
