Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 20 Februari 2024 | 20.05 WIB

Selalu Banjir Saat Musim Hujan, Warga Surabaya Barat Keluhkan Hal ini Kepada Eri Cahyadi

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau kawasan rawan banjir di Surabaya Barat (FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA) - Image

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meninjau kawasan rawan banjir di Surabaya Barat (FOTO: ANDY SATRIA/RADAR SURABAYA)

JawaPos.com - Genangan air atau banjir masih menjadi masalah besar di Kota Pahlawan. Pemerintah Kota Surabaya terus berjuang mengatasi banjir.

Tahun ini, Pemerintah Kota akan lebih fokus melakukan perbaikan sejumlah infrastruktur di wilayah barat. Sebab sebelumnya konsentrasinya lebih banyak di wilayah selatan dan timur.

Dilansir dari Radar Surabaya pada Selasa (20/2), Kabid Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga Surabaya, Syamsul Hariadi bakal memfokuskan anggaran dan pembangunan drainase di Surabaya Barat.

Sebab selama ini pemerintah kota belum menyentuh secara maksimal wilayah tersebut. Tahun ini pihaknya berjanji menanggulangi banjir yang sudah terjadi belasan tahun di Kecamatan Pakal dan Benowo.

"Kami mohon maaf kepada warga Surabaya Barat karena masih mengalami banjir. Kami sedang bekerja keras mengatasi. Karena memang dari dulu pembangunan terfokus ke wilayah timur-selatan. Surabaya barat ini dari sisi jumlah rumah pompa juga kurang, dan saluran juga kurang maksimal," ujarnya kepada Radar Surabaya.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menginstruksikan pihak Dinas Sumber Daya Air untuk menangani permasalahan tersebut.

Tujuannya mengantisipasi genangan. Pengerjaan itu bersamaan dengan pembangunan drainase permanen.

"Untuk saat ini pembangunan dilaksanakan di wilayah darurat terlebih dahulu. Bersamaan dengan penanganan sementara menggunakan karung pasir. Karena ketahanan karung pasir tidak sampai satu tahun sudah jebol lagi," ujarnya

Syamsul memaparkan ketinggian banjir di ketiga wilayah tersebut sekitar 50-70 sentimeter. Bahkan hingga Minggu dini hari di wilayah Pakal masih tergenang.

Dia menyebutkan penyebab banjir di masing-masing lokasi itu bervariasi. Selain membangun tanggul untuk menahan air, Syamsul menyebut, pihaknya juga melakukan peninggian Jalan Tengger Raya.

Jalan tersebut akan ditinggikan antara 30-50 sentimeter. Panjangnya sekitar 500 meter. Menurut dia pembangunan tanggul dan peninggian jalan Tengger Raya direncanakan menggunakan skema swakelola.

Namun dia memastikan saat ini pihaknya mulai melakukan pengurukan sandbag sebagai penahan air. Dia menilai pengurukan itu cukup krusial.

Menurutnya banjir yang melanda wilayah Pakal terjadi lantaran kiriman air dari Kabupaten Gresik. Saat ini Pemkot Surabaya sudah melakukan koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Gresik.

Tujuannya penanganan wilayah banjir di perbatasan Surabaya-Gresik tersebut. Syamsul menjelaskan banjir yang melanda kawasan Benowo disebabkan saluran air yang mampet. Menurutnya area itu salurannya tidak optimal dan tidak terkoneksi.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore