
Wakil Bupati Sidoarjo Subandi saat meninjau banjir di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru
JawaPos.com - Hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi belakangan ini turut mengakibatkan beberapa titik di wilayah Kabupaten Sidoarjo terendam banjir.
Dilansir Radar Sidoarjo (JawaPos Grup), pada Kamis (8/2), tak sedikit rumah warga di Sidoarjo yang sudah terendam banjir. Akibatnya, aktivitas warga pun menjadi terganggu.
Untuk diketahui, setidaknya ada 15 RW dan empat ribu KK yang tergenang banjir. Salah satu yang terparah terjadi di Desa Pepelegi, Kecamatan Waru. Rata - rata tinggi genangan mencapai 30 centimeter, atau hampir selutut orang dewasa.
Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Sidoarjo Subandi tak tinggal diam. Pada hari Rabu (7/2) kemarin, ia beserta pihaknya turun langsung meninjau lokasi yang terendam banjir.
Menurutnya, di tengah curah hujan yang tinggi ini, pihaknya selalu mengupayakan solisi agar warga Kota Delta tidak secara terus menerus merasakan musibah banjir.
"Ini rumah sudah dimasuki air semua, tambah ke barat tingginya bahkan hampir 50 centimeter," ucapnya saat kunjungi warga Desa Pepelegi.
Salah satu langkah yang dilakukannya, Subandi mengaku telah menyampaikan pada Dinas Pekerjaan Umum, Sumber Daya Air (PUSDA) Provinsi Jawa Timur untuk berkoordinasi.
Dalam penyampaiannya itu, ia menyebut tidak ingin lagi sungai yang seharusnya menjadi jalan aliran air tersebut kondisinya masih dangkal. Sehingga saat air laut sedang mengalami kenaikan seperti sekarang, hal itu menjadi sulit dicegah.
Untuk menanggulangi hal tersebut, Subandi menyebut akan melakukan normalisasi sungai. Sebab, antisipasi dengan melakukan pemompaan masih belum efektif, dan akhirnya air kembali masuk ke titik banjir.
"Yang harus kita lakukan memang normalisasi, karena kami pompa airnya tetap masuk ke sini (titik banjir, red), nggak bisa, apalagi di tengah hujan yang sudah lebat," ungkapnya.
Selain itu, Subandi juga menyoroti potensi penyakit yang mungkin dialami warga korban banjir. Oleh karenanya, Wabup Subandi juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Sidoarjo untuk menyiapkan posko kesehatan.
Melalui BPBD Sidoarjo, Subandi juga menyebut sudah mendirikan dapur umum. Lokasinya berada di setiap RW di lokasi terdampak genangan banjir.
"Kita tekankan, mari kita komunikasi bersama antara Pemkab Sidoarjo dan Provinsi untuk saling bahu membahu untuk menyelesaikan persoalan banjir yang ada di Kecamatan Waru," tutupnya.
Disisi lain, Kalaksa BPBD Jatim, Gatot Soebroto mengatakan, halaman kantor BPBD Jatim akan digunakan untuk dapur umum dan masjid sebagai tempat pengungsian warga.
"Pagi ini kami lakukan penambahan dapur umum di tiga titik untuk mensupport penanggulangan bencana banjir di Kecamatan Waru," jelasnya.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
