
Petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya membagikan kode QRIS kepada jukir di Jalan Tunjungan, Surabaya, Kamis (1/2). (Suryanto/Radar Surabaya)
JawaPos.com – Pemkot Surabaya telah resmi memberlakukan pembayaran parkir nontunai dengan QRIS pada Kamis (1/2).
Namun, kebijakan itu dilaksanakan secara bertahap. Dari total 1.370 titik parkir tepi jalan umum (TJU), hanya ratusan saja yang nontunai.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Surabaya, Tundjung Iswandaru mengalungkan barcode QRIS kepada salah seorang juru parkir (jukir), yang menandai bahwa kebijakan pembayaran parkir nontunai berjalan.
Sayangnya, belum semua titik parkir TJU berlaku aturan yang sama.
“Saat ini pembayaran parkir via QRIS di 10 kawasan,” ungkap Tundjung Iswandaru yang dilansir dari Radar Surabaya (Jawa Pos Grup), Jumat (2/2).
10 kawasan itu terdiri dari 36 ruas jalan, artinya masih sekitar 322 titik saja. Jumlah itu jauh dari target awalnya.
“Ruas jalan ini, di antaranya, Jalan Tunjungan, Embong Malang, Bubutan, Semarang, Genteng, Blauran, Tanjunganom, Kedungdoro, Tidar, dan tempat lainnya,” katanya.
Ia menegaskan bahwa target awal akan tetap berjalan. Namun, Dishub mengaku penerapan kebijakan tersebut dilakukan bertahap.
Totalnya ada 1.370 titik yang akan bertransformasi ke pembayaran nontunai.
“Jadi, sekarang masih kita berlakukan di 36 ruas jalan. Sambil ini bertahap dan kita evaluasi terus. Targetnya seluruh jalan se Surabaya pakai QRIS,” terangnya.
Saat ini, baru 378 jukir dari 2.300 jukir yang menerapkan pembayaran via QRIS.
Mereka adalah jukir-jukir yang sudah melengkapi administrasi dalam pengurusan barcode.
“Semuanya ini bertahap. Mereka tinggal melengkapi administrasinya lalu bisa menerapkan ini,” tuturnya.
Hingga sekarang, Tundjung membenarkan masih ada pengguna yang belum paham tentang aturan baru tersebut.
Oleh sebab itu, pihaknya pun menyiapkan langkah transisi dengan masih memfasilitasi warga yang melakukan pembayaran tunai dan harus dengan karcis.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
