RAJA TEGA: AC, 26, menganiaya buah hati kandungnya, G, yang masih berusia 9 tahun dengan sangat kejam.
JawaPos.com – Ungkapan peribaha 'kasih ibu sepanjang masa, kasih anak sepanjang galah' tampaknya tak berlaku bagi AC,26 ibu muda warga Jalan Manyar Tirtoyoso Selatan, Surabaya, yang tega menganiaya anaknya dengan cara meminta G,9, anakanya mengumur air mendidih, mencabut gigi menggunakan tang, hingga terakhir menyiram menggunakan air mendidih.
Menanggapi perilaku kejam ibunya, G justru memaafkan ibunya. Dia justru membela ibunya. padahal kejadian ini sudah berlangsung cukup lama.
"Saat kami periksa ia mengungkapkan, itu bukan salah ibunya itu salahnya karena nakal. Ini yang membuat kami terenyuh, begitu sayangnya sang anak pada ibunya ini," terang Kasatreskrim Polrestabes Surabaya AKBP Hendro Sukmono, dikutip dari Radar Surabaya, Rabi (24/1).
Menurut Hendro, kejadian ini diketahui atas bantuan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya.
Pihak Dinsos Kota Surabaya mengajak korban ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) melaporkan kejadian tersebut.
Pelaporan ini dikarenakan pihak Dinsos Kota Surabaya mendapat laporan, jika korban disiram menggunakan air panas.
"Ini kedua kalinya Dinsos Kota Surabaya mendapat laporan setelah sebelumnya korban dijemput orang tuanya dari Dinsos," kata Hendro.
Hendro mengatakan, korban yang masih duduk di bangku kelas 3 SD ini tidak sekali ini mengalami kekerasan dari ibunya.
Sebelumnya Dinsos Kota Surabaya sempat membawa korban untuk dilakukan perawatan setelah mendapat kekerasan fisik maupun secara psikis dari ibu kandungnya ini.
Namun, setelah enam bulan dirawat, sang ibu atau tersangka datang ke Dinsos Kota Surabaya menjemput korban.
"Hingga akhirnya Dinsos mendapat kabar kembali pada 16 Januari lalu. Kemudian melaporkan ke kami pada 17 Januari," tuturnya.
Kekerasan ini dilakukan tersangka karena menganggap anaknya ini nakal dan tidak menurutinya.
Tersangka yang memiliki tato di tangannya ini memukul korban, meminta korban meminum air mendidih, hingga mencabut gigi korban menggunakan tang.
"Kejadian terakhir, korban diikat kemudian disiram menggunakan air mendidih. Korban mengalami luka dan saat ini sudah dirawat pihak Dinsos," ungkapnya.

Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 MenitÂ
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Kompak Turun, Berikut Daftar Harga Terbaru BBM Pertamina hingga Shell
Profil Valentin Barco! Pemain Argentina Ditempeleng Jude Bellingham Usai Inggris Tersingkir di Semifinal Piala Dunia 2026
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Vicky Prasetyo Menunggu Detak Jantung Janin Sebelum Nikahi Fangfang Secara Siri
