
Sejumlah anak berkebutuhan khusus menunjukkan bakatnya dalam seni peran.
JawaPos.com - Ketua Dewan Pendidikan Surabaya Juli Poernomo mendorong Pemkot Surabaya untuk melakukan skrining anak berkebutuhan khusus (ABK) sejak jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD) atau TK. Dihubungi JawaPos.com, Juli mengatakan, skrining tersebut membantu ABK untuk memetakan potensi yang terpendam sejak awal di jenjang TK atau PAUD.
"Karena ini Pemkot Surabaya saya rasa sudah baik dalam urusan pendidikan untuk anak-anak. Karena itu, saya berharapnya dikuati kembali di sektor pendidikan TK atau PAUD," terang Juli kepada JawaPos.com.
Dia menyatakan bahwa Pemkot Surabaya sudah menunjukkan keseriusannya dalam urusan pendidikan untuk semua anak. Salah satunya melalui Rumah Prestasi.
"Dan sistem kebijakan penerimaan ABK di SD dan SMP di Surabaya sebetulnya sudah sejak lama dengan jalur afirmasi," jelas Juli.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Surabaya Yusuf Masruf menyatakan bahwa saat ini baru sekitar 50 sekolah yang sudah menerima ABK. Baik itu SD dan SMP di Surabaya.
"Harapannya, di tahun ini semua sekolah bisa menerima teman-teman dari ABK," ujar Yusuf Masruh.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
