
otret Bupati Dhito didampingi oleh Sekretaris Daerah M. Solikin dan sejumlah kepala dinas lainnya. Sumber : (Wahyu Adji)
JawaPos.com – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana kembali mengunjungi Bandara Dhoho Kediri pada Kamis (4/1), salah satu tujuannya untuk memastikan tanggal pasti operasional bandara.
Diketahui, pada hari itu Bupati Dhito tiba di Bandara Dhoho Kediri sekitar pukul 11.30 WIB. Ia juga turut didampingi oleh Sekretaris Daerah M. Solikin dan sejumlah kepala dinas lainnya.
Sesaat setelah tiba di Bandara Dhoho Kediri, Bupati Dhito beserta rombongannya itu langsung disambut oleh Direktur PT Surya Dhoho Investama (SDhI), Maksin Arisandi.
Baca Juga: Blusukan Ganjar-Mahfud di Sejumlah Daerah Diyakini Mampu Capaian Optimal pada Pilpres 2024
Kemudian, keduanya berbincang-bincang sejenak. Setelah itu, mereka segera berkeliling di kawasan bandara, salah satunya untuk mengecek kondisi terbaru terminal penumpang.
Selain itu, Bupati Dhito juga tak lupa mengecek progres dari sarana dan prasarana (sarpras) di terminal keberangkatan dan terminal kedatangan Bandara Dhoho Kediri.
“Hari ini (kemarin, Red) kami mengecek kondisi kesiapan dari bandara sebelum beroperasi,” lanjut pria berusia 31 tahun itu, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup).
Disela-sela mengecek persiapan Bandara Dhoho Kediri jelang operasionalnya itu, Bupati Dhito mengatakan bandar udara tersebut bakal dibuka secara komersil dalam sepuluh hari kedepan, tepatnya pada hari Senin (15/1) mendatang.
“Insya Allah bandara akan beroperasi pada 15 Januari,” ujar putra sulung Menteri Sekretaris Kabinet (Menseskab) Pramono Anung, seperti yang dikutip Radar Kediri (JawaPos Grup), pada Jumat (5/1).
Hal itu mantap dikatakannya, karena meninjau dari hasil pengecekan pada Kamis (4/1) kemarin, bapak dua anak itu memastikan bahwa Bandara Dhoho Kediri sudah sangat siap beroperasi, terutama dari kesiapan infrastrukturnya.
Sebagai informasi, dalam kunjungan itu, Bupati Dhito juga mengecek tiga stan UMKM yang akan memasarkan 60 produk UMKM. Sebanyak 60 UMKM itu, akan dibagi dalam tiga kategori, yakni handicraft atau kerajinan tangan, aneka olahan kopi, dan terakhir makanan serta minuman (mamin).

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
