
Massa buruh sempat menutup simpang empat Jalan Tembaan. Mereka hendak menuju Polrestabes Surabaya, namun aksi itu diurungkan dan berbalik ke Polda Jatim./(GUNTUR I/RADAR SURABAYA)
JawaPos.com – Aksi buruh yang terjadi pada hari Kamis (4/1) siang, timbulkan beberapa kemacetan di ruas Jalan Bubutan, Tembaan dan Pasar Besar yang mengarah ke simpang empat Jalan Tembaan, Surabaya.
Dalam aksi buruh menutup persimpangan jalan tersebut menggunakan kendaraan sepeda motor dan tiga buah truk box, serta satu lagi truk yang digunakan untuk menyampaikan orasi.
Penutupan jalan yang membuat para pengendara terganggu, berlangsung selama hampir satu jam.
Bahkan ekor kemacetan pun terjadi di Jalan Bubutan hingga di sekitar Jalan Blauran, Surabaya.
Seorang orator yang mengaku bernama Agus, menyebut bahwa dirinya siap bertanggung jawab atas aksi ini.
"Saya siap seharian disini, silahkan tangkap saya. Saya yang minta aksi ini," kata Agus, seperti yang dikutip Radar Surabaya (JawaPos Grup).
Dalam orasinya, Agus mengungkapkan bahwa aksi ini dilakukannya sebagai bentuk solidaritas dan protes karena temannya ditangkap oleh Polrestabes Surabaya.
Hal inilah yang membuat ia dan massa buruh lainnya memutuskan untuk turun dan meminta temannya tersebut dibebaskan.
"Keluarkan teman kami dan aksi ini akan selesai," ujarnya.
Massa aksi akhirnya mulai jalan setelah kurang lebih satu jam. Mereka menyeberang hingga di Jalan Bubutan sisi barat Tugu Pahlawan. Namun, mereka berhenti kembali dan menutup ruas jalan itu.
Kasatlantas Surabaya yang turun untuk mengamankan kondisi demo saat itu, sempat meminta ambulan yang dibawa massa buruh untuk membuka satu ruas jalan. Namun hal itu tidak digubris, sehingga kedua pihak saling bersitegang.
Selanjutnya, massa aksi yang pada awalnya akan menuju ke Polrestabes Surabaya ini, akhirnya memutuskan untuk melanjutkan perjalanan dan memilih ke Polda Jatim.
Padahal, untuk rencana aksi unjuk rasa buruh di Polrestabes Surabaya itu, Kabag Ops Polrestabes Surabaya AKBP Wibowo mengatakan, pihaknya sudah menyiagakan sekitar 270 anggota.
Namun tanpa diduga, saat dalam perjalanan menuju ke Polrestabes Surabaya, ternyata massa buruh ini memilih untuk mengganti arah menuju ke Polda Jatim.
"Mereka menuntut untuk temannya yang diperiksa untuk dibebaskan. Ini terkait dengan aksi massa buruh ini BRI Tower," katanya.

11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
Jadwal Moto3 Italia 2026! Veda Ega Pratama Ditantang Tak Goyah di Mugello demi Salip Rival Klasemen
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
