
JAGA LINGKUNGAN: Sekolah Dasar Negeri (SDN) 508 Tambak Wedi bersiap memenuhi kelengkapan protokol kesehatan sebagai persiapan asesmen nasional berbasis komputer. (Ahmad Khusaini/Jawa Pos)
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Tunas Hijau menggelar awarding Surabaya Eco School 2023, di Gedung Candra Kencana Surabaya. Dalam acara bertajuk Olah Sampah Organik Tuntas Dari Sumbernya, Tunas Hijau memberikan penghargaan kepada sejumlah sekolah mulai PAUD hingga SMP yang mampu mengelola sampah dan lingkungan.
Wali Kota Eri Cahyadi mengatakan, dengan adanya kegiatan Surabaya Eco School, secara tidak langsung menanamkan jiwa kepemimpinan kepada anak-anak. Sebagai sosok pemimpin itu harus memiliki rasa cinta terhadap lingkungan.
”Nah, ini (Surabaya Eco School) bisa jadi contoh untuk anak-anak kita hari ini untuk peduli terhadap lingkungan. Bagaimana anak-anak cinta terhadap lingkungan, tidak hanya mengajak, tetapi (anak-anak) juga memberikan contoh kepada teman-temannya sehingga ikut,” kata Wali Kota Eri.
Kecintaan anak-anak terhadap lingkungan tidak lepas daripada peran kepala sekolah dan guru di Kota Surabaya. Wali Kota Eri meminta kepada para kepala sekolah dan guru se-Kota Surabaya untuk terus menjaga anak didik.
”Ini harus tetap dijaga, di Surabaya ini harus tetap muncul pemimpin-pemimpin di kemudian hari, yang anak-anak sekarang SD-SMP ini menjadi pemimpin yang memiliki akhlakul karimah. Salah satunya adalah yang cinta terhadap kebersihan dalam menjaga lingkungan,” ujar Eri.
Wali kota Surabaya yang akrab disapa Cak Eri Cahyadi itu berharap, Tunas Hijau bisa terus bekerja sama dengan Dinas Pendidikan (Dispendik) dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, untuk menggelar Surabaya Eco School di setiap tahun.
Cak Eri berharap, dengan adanya awarding itu semakin banyak pemimpin-pemimpin beriman dan berakhlak asal Kota Pahlawan ke depannya. ”Tak hanya itu, saya juga berharap kepada para kepala sekolah dan guru untuk meningkatkan rasa kasih sayang kepada para muridnya,” harap Eri.
Surabaya Eco School tahun ini, diikuti 372 SD negeri maupun swasta se-Kota Pahlawan. Selain itu juga ada 87 SMP negeri maupun swasta, serta 1.095 PAUD se-Kota Pahlawan.
Presiden Tunas Hijau Mochamad Zamroni mengatakan, Surabaya Eco School 2023 adalah kegiatan aksi nyata dalam mengurangi dampak perubahan iklim. Di dalam program Surabaya Eco School sendiri ada beberapa serangkaian kegiatan, mulai dari bersih-bersih sampah di pesisir pantai secara berkelanjutan setiap minggu, lomba yel-yel lingkungan hidup antar sekolah, lomba jingle, hingga pengelolaan sampah organik.
Zamroni berharap semakin banyak lagi anak-anak yang peduli terhadap lingkungan. Baik di sekolah maupun di tempat tinggal masing-masing.
”Saya juga berharap, ke depannya semakin banyak lagi sekolah di Surabaya yang meraih Adiwiyata. Yang sudah meraih Adiwiyata, kalau bisa dipertahankan dan terus berinovasi, khususnya dalam pengelolaan sampah organik,” harap Zamroni.
Tak hanya itu, Zamroni juga berpesan, kepada seluruh siswa dan para guru untuk terus semangat dalam menjaga lingkungan di Kota Pahlawan. ”Kami berharap bisa memberikan dampak positif terhadap lingkungan di Kota Surabaya ke depan,” ucap Zamroni.
Di awarding Surabaya Eco School, ada tiga sekolah yang mendapatkan predikat Terbaik 1 dalam pengelolaan lingkungan, di Kategori PAUD ada TK Islam Terpadu Insan Al Muslimun Kecamatan Gunung Anyar, Kategori SD ada SDN Rungkut Menanggal I, dan Kategori SMP diraih SMP Negeri 11 Surabaya.
Dalam awarding Surabaya Eco School juga ada lomba kategori Keluarga Sadar Iklim. Juara satu lomba ini diraih siswa SDN Rungkut Menanggal I Surabaya Gayatri Kayla Frinanda dan Desy Indah Wulandari siswa SMP Negeri 46.

Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
Bocor! Ini Alasan Yuran Fernandes Terima Pinangan Bernardo Tavares untuk Perkuat Persebaya Surabaya
14 Angkringan Paling Nikmat di Surabaya, Tempat Nongkrong Seru Sambil Kuliner dan Jajan
Berlabel Timnas Cape Verde! Yuran Fernandes Siap Jadi Tembok Baru Persebaya Surabaya Era Bernardo Tavares
Breaking News! Persebaya Surabaya Deal Rekrut Yuran Fernandes, Green Force Dapatkan Pengganti Gustavo Fernandes
Kronologi Sekeluarga Tewas saat Camping di Temanggung: Mulut Korban Berbusa ketika Ditemukan
Kabar Baik! HP Frans Putros yang Hilang saat Konvoi Juara Persib Bandung Akhirnya Ditemukan
15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
