Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Desember 2023 | 17.18 WIB

Masih Banjir, Dukuh Kupang dan Simo Jadi Prioritas Penanganan Pemkot Surabaya pada Anggaran 2024

Warga menjemur barang bekas banjir di Banyuurip Kidul, Surabaya (Radar Surabaya) - Image

Warga menjemur barang bekas banjir di Banyuurip Kidul, Surabaya (Radar Surabaya)

JawaPos.com – Warga Surabaya perlu bersabar lebih lama karena Kota Pahlawan ini masih belum siap untuk menghadapi hujan dengan intensitas tinggi.

Akibatnya, beberapa wilayah masih mengalami genangan air dengan berbagai tingkat ketinggian.

Dikutip dari Radar Surabaya pada Senin (11/12), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menjelaskan bahwa saat ini titik-titik yang mengalami banjir belum menjadi prioritas dalam anggaran 2023.

Beberapa dari titik tersebut meliputi kawasan Dukuh Kupang dan Simo. Kedua wilayah ini akan menjadi prioritas dalam penanganan banjir dengan anggaran 2024.

Eri menegaskan bahwa beberapa faktor lain juga berkontribusi terhadap seringnya banjir terjadi di kawasan tersebut.

Salah satunya adalah topografi rendah yang membuat lokasi tersebut lebih mudah tergenang saat hujan.

Pemerintah Kota Surabaya telah mengalokasikan anggaran dalam jumlah triliunan rupiah untuk fokus mengatasi masalah banjir. Mereka berharap agar pada tahun mendatang, Surabaya bisa terbebas dari banjir.

Eri juga mencatat bahwa salah satu faktor penyebab banjir adalah perubahan fungsi saluran air.

Sejumlah rumah tinggal yang dulunya berfungsi sebagai tempat tinggal kini berubah menjadi tempat usaha, dan hal ini tidak sejalan dengan perubahan fungsi saluran air yang ada.

Pemilik usaha diharapkan membuat sistem pembuangan yang sesuai dengan aturan dengan memiliki dua saluran, yaitu saluran dalam dan luar.

Mereka juga harus memastikan bahwa limbah yang dihasilkan tidak menghalangi agar saluran tetap bersih.

Eri mengklaim bahwa proyek prioritas untuk mengatasi banjir pada 2023 hampir selesai dengan progres mencapai 98 persen.

Oleh karena itu, Eri meyakinkan bahwa wilayah yang menjadi prioritas dalam proyek ini tidak akan mengalami banjir saat hujan turun.

Namun, untuk wilayah seperti Dukuh Kupang, penanganan akan dilakukan pada 2024, karena memiliki kendala teknis yang berbeda.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore