Ilustrasi penipuan rental mobil.
JawaPos.com–AH, 49, mengalami nasib sial ketika mobil pikapnya dibawa kabur SB, 42, dengan modus menyewa mobil. Aksi tak terpuji tersebut terjadi di Desa Wage, Kecamatan Taman, Sidoarjo.
Lebih parah lagi, bukan hanya satu mobil, tetapi tujuh mobil sekaligus, yaitu pikap nopol W 8797 DZ, W 8226 PR, W 8511 PC, W 8498 ND, dan L 9851 CM. Dua lagi, nopol W 9175 CK dan W 9460 PE.
Tujuh mobil korban sudah dibawa pelaku empat bulan lebih. Kejadian itu berawal dari pelaku yang menyewa mobil rental milik korban.
Dilansir dari Radar Sidoarjo, AH membeberkan bahwa dia menyediakan layanan sewa mobil atau rental mobil. Pelaku datang untuk menyewa mobil pada Jumat (11/8).
”Awalnya dia datang ke rental dan sudah menyepakati harga sewa,” ungkap dia.
Dia mengatakan, pelaku beralibi menyewa pikap untuk keperluan usaha pengiriman air minum galon dan LPG. Pelaku akan menyewa mobil rental tersebut hingga batas yang telah disepakati dan berujung kesepakatan harga per unit Rp 3,5 juta per bulan.
Setelah terjadi kesepakatan, pelaku membayar harga sewa satu bulan selama Agustus dan membawa semua mobil tersebut. Kecurigaan korban muncul setelah pelaku tak kunjung membayar harga sewa satu bulan berikutnya.
”Yang Agustus sudah dibayar, tapi September hingga saat ini belum,” keluh dia.
Berbagai upaya sudah dilakukan korban untuk mengetahui keberadaan pelaku. Namun, nomor telepon pelaku sudah tidak aktif.
Tak sampai di situ, korban juga mendatangi rumah pelaku di Griya Samudra Asri, Desa Kramat Jegu, Kecamatan Taman, Sidaorjo. Namun, saat didatangi tidak ditemukan tanda-tanda pelaku tinggal di rumah tersebut.
”Saat dihampiri, ternyata pelaku tidak ada,” kata dia.
Setelah mencari informasi di sekitar, korban mendapatkan informasi bahwa semua unit mobil miliknya sudah digadaikan pelaku. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian Rp 700 juta ditambah biaya sewa sebesar Rp 98 juta dihitung dari September hingga Desember.
Atas kejadian yang menimpanya itu, korban langsung melaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti. Sementara itu, Kasi Humas Polresta Sidoarjo Iptu Tri Novi Handono membenarkan atas adanya kejadian tersebut. ”Korban sudah melaporkan,” ucap Tri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
