
Herlina memberikan keterangan kepada awak media di Kembang Kuning Kulon II Surabaya.
JawaPos.com – Cak Eko Londo atau Eko Londo, pelawak asal Surabaya, rencananya dimakamkan Jumat (24/11) ini, setelah ashar. Keluarga memakamkan pria yang meninggal pada usia 66 tahun itu di kompleks Kembang Kuning, pemakaman islam, Surabaya.
Herlina Puspitasari, putri bungsu Cak Eko Londo, mengatakan almarhum akan dimakamkan setelah disalatkan bakda ashar. Jarak pusara Cak Eko Londo dengan ibundanya, Andreana Helena Kohen, tak jauh. “Kalau nenek atau ibu dari almarhum di kompleks pemakaman Kristen. Untuk bapak (Cak Eko Londo) di pemakaman Islam. Sama-sama di kompleks Kembang Kuning Surabaya,” ujar Herlina Puspitasari.
Perempuan 30 tahun itu menyampaikan, Eko Londo semasa hidup tak memiliki permintaan khusus harus dimakamkan di mana. Karena Eko Londo asli dan lahir di Kembang Kuning Kulon, maka dimakamkan di Kembang Kuning.
”Saya yang tak bisa lupa dari bapak itu. Beliau tak pernah merasa capek. Mengantar saya ke mana saja mau. Kalau diam di rumah, katanya makin sakit capek semua,” kenang Herlina dengan meneteskan air mata.
Diberitakan sebelumnya, sekitar pukul 13.02, jenazah Eko Londo atau Cak Eko Londo selesai dimandikan oleh keluarga dan dipimpin modin.
Begitu penutup wajah Eko Londo dibuka, Setiyani (istri Eko Londo), 7 anak, hingga 17 cucunya tangisnya pecah. Setiyani digandeng anak-anaknya untuk melihat wajah terakhir Eko Londo.
Tak ketinggalan Cak Suro, sahabat Eko Londo, ikut menyaksikan wajah terakhir almarhum. Didampingi isyrtrinya, Cak Suro meneteskan air mata di samping Cak Londo.
"Surabaya kehilangan sosok pelawak yang unik. Wajah londo atau bule tapi bisa bahasa arek atau suroboan," katanya kepada JawaPos.com.
Banyak momen yang tak terlulakan bagi Cak Suro tentang Cak Londo. Salah satunya bagaimana keduanya membuat guyonan atau lawakan yang dibuat.
"Mau 8 kali bikin vlog, beliau selalu senang. Dan guyonannya itu spontan tidak pernah ada yang di-setting," ungkap Cak Suro.
Setiyani, istri Eko Londo, mengatakan, banyak kenangan yang tidak bisa dilupakan tentang belahan jiwanya itu. Dia mendampingi Eko Londo dari nol.
"Bapak (Eko Londo) ini paling suka makan ayam goreng sama sambal kecap. Ke mana-mana bapak selalu nanya menu ini," ucap Setiyani saat ditemui JawaPos.com di Kembang Kuning Kulon II Surabaya.
Setiyani menuturkan, Cak Eko Londo suaminya itu tipe orang yang tak rewel perkara makanan. Yang penting, lanjutnya, tiap pagi ada kopi. "Bapak ini jarang sarapan kalau pagi. Dan, teh anget serta kopi itu senangane," imbuh Setiyani.
Eko Londo dirawat di RSUD Dr Soetomo setelah mengalami kecelakaan tunggal di Surabaya pada 26 Oktober malam di Jalan Dr Soetomo. Dia mengalami kecelakaan tunggal saat mengendarai motornya, L6828AX.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
