
DSDABM Surabaya melakukan sejumlah antisipasi genangan saat musim hujan akhir tahun ini.
JawaPos.com–Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Surabaya melakukan sejumlah antisipasi genangan saat musim hujan akhir tahun ini. Antisipasi genangan tersebut salah satunya dilakukan dengan menyiagakan Unit Reaksi Cepat (URC).
Kepala Bidang (Kabid) Drainase Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya Windo Gusman Prasetyo mengatakan, Unit Cepat (TRC) disiagakan untuk menanggulangi genangan saat turun hujan. TRC tersebut berasal dari 1.480 satgas DSDABM Surabaya.
”Untuk persiapan tenaga Satgas di saat musim hujan, kami menyiapkan Unit Reaksi Cepat. Saat ada kendala pada saluran, TRC bisa langsung cepat menangani sumbatan-sumbatan yang terjadi karena sampah, kayu, dan sebagainya,” kata Windo Gusman Prasetyo di Surabaya, Rabu (22/11).
Windo menegaskan, persiapan dalam mengantisipasi musim hujan telah dilakukan pemkot sejak April. Antisipasi dilakukan dengan normalisasi drainase atau saluran primer, sekunder, dan tersier.
”Kita lakukan normalisasi menggunakan alat berat maupun tenaga satgas. Jadi normalisasi kita maksimalkan karena sangat penting. Memang laju sedimentasi saluran cukup besar, karena Surabaya berada di daerah dataran rendah, jadi kita harus rutin melakukan normalisasi,” ujar Windo Gusman Prasetyo.
Dia memaparkan, pada 2023, pihaknya sudah melakukan normalisasi saluran menggunakan alat berat di sekitar 95 lokasi. Normalisasi saluran menggunakan tenaga Satgas, sudah dilakukannya di sekitar 225 lokasi.
”Selain itu kita juga melaksanakan pembangunan saluran yang sudah kami rencanakan pada 2023. Untuk 2022, alhamdulillah pembangunan saluran di beberapa titik sudah bisa untuk menangani genangan yang sering terjadi di beberapa tahun kemarin,” jelas Windo Gusman Prasetyo.
Misalnya, Windo menyebut, seperti di wilayah pusat dan beberapa lokasi Surabaya selatan, pada tahun-tahun sebelumnya sering terjadi genangan saat turun hujan. Namun saat musim hujan sekarang, genangan di wilayah tersebut tidak lagi terjadi.
”Untuk tahun ini kita cenderung melakukan pembangunan di sisi utara timur Kota Surabaya. Seperti di daerah Wonosari, Bulak Banteng, Sidotopo, Kedinding Lor, dan sekitarnya. Di wilayah tersebut permukiman sangat padat dan genangan cukup banyak titiknya,” terang Windo Gusman Prasetyo.
Pada tahun ini, Windo mengungkapkan, Pemkot Surabaya fokus melakukan pembangunan saluran untuk menanggulangi genangan di wilayah-wilayah tersebut.
”Kami harap bisa mengurangi genangan. Paling tidak itu hampir lebih dari 50 persen bisa mengurangi genangan di wilayah tersebut,” imbuh Windo Gusman Prasetyo.
Tak hanya itu, Windo menyampaikan, pembangunan saluran juga menyasar ke wilayah Surabaya barat. Misalnya di daerah Manukan, Kecamatan Tandes, pihaknya juga membangun maupun membenahi saluran di sekitar kawasan tersebut.
”Karena wilayah Manukan memiliki kontur atau topografi naik-turun, sehingga kita membenahi saluran-saluran di wilayah tersebut. Harapannya bisa mengatasi genangan di wilayah Manukan dan sekitarnya,” jelas Windo Gusman Prasetyo.
Penanggulangan genangan pada akhir tahun 2023-2024, lanjut dia, tidak hanya dilakukan DSDABM dengan melakukan normalisasi saluran. Pihaknya juga mengoptimalkan 75 rumah pompa yang tersebar di Kota Surabaya.
”Karena sekitar 80 persen topografi Surabaya memang dataran rendah. Dengan adanya rumah pompa, aliran air lebih cepat mengalir ke laut atau ke sungai,” ucap Windo Gusman Prasetyo.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
