
Sejumlah petugas dari Dinas Sumber Daya Air mengetuk sedimentasi di kali Cideng, Jakarta, Jumat (16/01/2026). (Hanung Hambara/Jawa Pos)
JawaPos.com - Setelah sempat diguyur hujan deras sejak Minggu kemarin, titik-titik genangan yang sempat muncul di Jakarta kini dilaporkan telah kering sepenuhnya.
Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, seluruh wilayah dipastikan sudah bebas dari genangan per Senin (19/1) pagi.
Proses penyurutan air berlangsung relatif cepat. Hal ini tidak lepas dari koordinasi antar dinas dan pengerahan pompa-pompa mobile ke lokasi-lokasi rawan.
Kepala Pusat Data dan Informasi (Kapusdatin) BPBD DKI Mohamad Yohan mengonfirmasi bahwa penanganan dilakukan secara masif sejak hujan melanda pada Minggu (18/01).
"BPBD mencatat hingga Senin (19/01) pukul 07:00 WIB, seluruh genangan di wilayah DKI Jakarta sudah surut," ujar Yohan.
Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak, mulai dari Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, hingga petugas PPSU di tingkat kelurahan.
Tidak hanya mengandalkan mesin, petugas di lapangan juga memastikan drainase tidak tersumbat. Personel Satpol PP dan tokoh masyarakat setempat ikut turun tangan memastikan tali-tali air berfungsi optimal.
"Mengerahkan personel berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," jelas Yohan.
Meski saat ini kondisi sudah kondusif, BPBD DKI meminta warga tidak lengah. Mengingat cuaca ekstrem yang masih mengintai, kewaspadaan tetap menjadi prioritas utama bagi warga yang tinggal di daerah rawan banjir.
"BPBD DKI mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," imbuhnya.
Layanan darurat Jakarta Siaga 112 siap melayani laporan warga kapan saja jika sewaktu-waktu debit air kembali meningkat di lingkungan pemukiman.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
