
RAMAH: Bus Trans Jatim yang diinisiasi Pemprov Jatim mengusung konsep angkutan massal murah dengan layanan ramah.
JawaPos.com - Pesatnya perkembangan Jawa Timur (Jatim) selama beberapa tahun terakhir tak bisa dilepaskan dari masifnya pembangunan infrastruktur penghubung antarwilayah.
Sederet infrastruktur anyar sudah bisa dinikmati. Salah satunya adalah mulai tersambungnya jalur lintas selatan (JLS).
Hingga pertengahan Agustus, dari rencana pembangunan jalan sepanjang 628,39 kilometer, yang sudah terbangun mencapai 367,85 kilometer alias 58,4 persen. Sisanya masuk tahap pembebasan lahan dan konstruksi.
Jalan tol juga bertambah. Terakhir adalah tersambungnya tol trans-Jawa hingga Probolinggo. Sejumlah ruas baru digarap.
Di antaranya pembangunan jalan tol Probolinggo–Banyuwangi (Probowangi). Ada pula tol Kertosono–Kediri, Kediri–Tulungagung, hingga ruas tol baru di pantura.
Jika semua terealisasi, seluruh wilayah di Jatim terkoneksi lewat jaringan tol. ”Semua pembangunan dikoordinasi pusat. Pemprov membantu koordinasi pembebasan lahan,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jatim Nyono.
Selain pembangunan infrastruktur, pengembangan konektivitas antar daerah di Jatim juga diarahkan pada penyediaan angkutan masal. Yang kini sudah beroperasi dan terus dikembangkan adalah Trans Jatim.
Sejauh ini, dua koridor telah beroperasi. Yakni koridor 1 (Porong–Sidoarjo–Surabaya–Gresik PP) dan koridor 2 (Sidoarjo–Surabaya–Mojokerto PP). Tak lama lagi, koridor 3 yang melayani rute Mojokerto–Gresik juga siap jalan.
”Target kami, ke depan layanan Trans Jatim bisa merata ke wilayah-wilayah lain di Jatim,” kata Nyono. (hen/c9/ris)

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
