Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 8 Oktober 2023 | 17.24 WIB

Kumpulkan Data Lalu Lintas, Dishub Surabaya Uji Sensor Antimacet di 11 Kaki Simpang

PADAT: Sejumlah pengendara melintas di persimpangan Jalan Raya Darmo-Polisi Istimewa beberapa waktu lalu. - Image

PADAT: Sejumlah pengendara melintas di persimpangan Jalan Raya Darmo-Polisi Istimewa beberapa waktu lalu.

JawaPos.com – Uji coba sensor khusus pengaturan lalu lintas sedang dilakukan Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya. Sensor itu secara otomatis memperhitungkan antrean kendaraan dan menyesuaikan durasi nyala lampu lalu lintas. Tujuannya, menghindarkan kemacetan di persimpangan.

Kepala Dishub Surabaya Tundjung Iswandaru menyebut uji coba sensor itu sekitar sebulan. Sensor tersebut harus mengumpulkan data-data terlebih dahulu sebelum dipergunakan secara langsung untuk mengatur durasi henti kendaraan di tiap persimpangan.

’’Kami monitor dalam uji coba ini. Karena perangkat itu mengumpulkan data dan mempelajarinya. Juga disinkronkan dengan sistem kami yang lain,’’ paparnya.

Setelah uji coba sensor antimacet selama sebulan, dishub akan mengevaluasi kembali. Dengan demikian, performanya bisa diketahui dan teruji.

’’Karena fungsi perangkat ini di tempat yang krusial. Jangan sampai nanti ketika difungsikan malah hang (error, Red). Jadi kacau semua nanti,’’ tegas Tundjung.

Rencananya, perangkat sensor itu akan dikembangkan untuk rute Jalan Ahmad Yani hingga Tanjung Perak. Ada 12 simpang besar yang dilintasi dari arah selatan sampai utara itu. Jika berhasil, sensor yang sama akan diterapkan di seluruh Surabaya.

Uji coba sensor itu dilakukan di empat titik persimpangan di sepanjang Jalan Raya Darmo. Mulai dari persimpangan Masjid Al Falah, Jalan Raya Darmo–Jalan Bengawan, Jalan Raya Darmo–Jalan Polisi Istimewa, dan Jalan Raya Darmo–Jalan Pandegiling.

’’Total ada 11 kaki simpang di 4 persimpangan yang kami pasang sensor itu. Kami lihat dulu performanya seperti apa,’’ tambah Kabid Lalu Lintas Dishub Surabaya Irwan Andeska.

Dia mengatakan, pengumpulan data hingga kini masih berjalan. Dari hasil itu nanti bisa ditentukan strategi pengaturan lalu lintasnya seperti apa. Karakteristik setiap persimpangan berbeda, hal itulah yang menjadi perhatian.

’’Baru satu kaki simpang yang sudah bisa mendeteksi panjang antrean. Nanti kami lakukan setting plan atau strategi pengaturan lampu lalu lintas. Kapan berubah hijau ketika terdeteksi antrean sedemikian,’’ paparnya. (gal/c6/jun)

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore