
Wali Kota Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani meninjau kondisi korban pasca kebakaran di Kelurahan Putat Jaya.
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan perhatian khusus kepada para penyintas atau korban kebakaran di Kelurahan Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, yang terjadi pada Jumat (22/9). Perhatian tersebut tidak hanya berupa bantuan makanan dan pakaian, namun juga dalam bentuk perbaikan rumah.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi bersama Ketua Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya Rini Indriyani meninjau kondisi korban pasca kebakaran tersebut. Puluhan korban kebakaran itu tinggal sementara di Balai RW 10, Putat Jaya, Kecamatan Sawahan, Surabaya.
Wali Kota Eri Cahyadi menyampaikan, terdapat 43 jiwa dari 13 KK (kepala keluarga) yang menjadi penyintas kebakaran Putat Jaya. Sedangkan untuk jumlah bangunan yang terbakar dalam peristiwa itu ada empat rumah.
”Alhamdulillah dari semua kebutuhan yang 13 KK tadi, ada pakaian, seragam (sekolah), baju, sudah kita siapkan bantuan. Jadi terkait dengan seragam, makanan dan bantuan kita siapkan semua untuk semua jiwa di Balai RW,” kata Wali Kota Eri Cahyadi di sela meninjau lokasi kebakaran, Senin (25/9).
Wali Kota Eri menyatakan, selain bantuan makanan dan pakaian, Pemkot Surabaya juga berkonsentrasi untuk memperbaiki empat rumah yang terbakar. Dia minta jajarannya bergerak cepat melakukan pembersihan sisa-sisa puing kebakaran.
”Warga yang terkena bencana kebakaran sudah memaafkan orang yang melakukan bakar-bakar, juga tidak sengaja. Karena itu saya minta teman-teman kepada jajaran kepolisian untuk membuka police line,” ujar Eri.
Menurut dia, setelah garis police line dibuka, pembersihan empat rumah penyintas kebakaran itu bisa segera dilakukan. Sebab, dari hasil tinjauan di lokasi, rumah yang terbakar tersebut dindingnya masih dalam kondisi utuh.
”Hari ini (25/9), kita bersihkan rumahnya setelah itu langsung dikerjakan. Karena melihat rumah yang terbakar ini dindingnya masih utuh, hanya atapnya yang turun ke bawah lantai-lantai, jadi seakan-akan tidak bisa digunakan,” ungkap Eri.
Wali Kota Eri menargetkan perbaikan rumah yang terbakar bisa selesai dalam kurun waktu 10 hari ke depan. Dari empat rumah yang terbakar tersebut, minimal dua di antaranya bisa segera rampung.
”Kalau ini dibersihkan setelah itu kita mengerjakan atapnya, juga mengecat. Insya Allah dalam waktu 10 hari target saya itu dari empat rumah, dua rumah minimal yang sudah bisa terselesaikan,” beber Eri.
Dua dari empat rumah yang selesai diperbaiki tersebut, diharapkan bisa segera digunakan 43 jiwa yang sementara ini tinggal di Balai RW. Eri berharap kepada para penyintas kebakaran untuk bisa saling tolong-menolong.
”Semoga nanti yang ada di Balai RW bisa tertarik semua, meskipun yang jadi dua atau tiga (rumah), tapi saling menolong. Sehingga Balai RW bisa digunakan lagi, karena kan lebih layak (tinggal) di rumah. Sehingga kita akan lakukan itu,” tutur Eri.
Selain perbaikan rumah, orang nomor satu di lingkup Pemkot Surabaya itu menyatakan, pihaknya juga memberikan bantuan modal usaha kepada para penyintas kebakaran. Bentuk intervensi modal usaha itu diharapkannbisa tetap menggerakkan perekonomian.
”Jadi ada dua hal terpenting. Yang satu terkait kebutuhan makan, pakaian dan modal (usaha) sudah kita siapkan. Yang kedua, tugas kami adalah membantu dalam waktu 10 hari menyelesaikan pembangunan rumah yang terbakar ini,” jelas Eri.
Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya itu menyebut, bantuan untuk korban kebakaran tak hanya dari pemkot. Juga berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
10 Kuliner Lezat Dekat Stasiun Pasar Turi Surabaya, dari Lontong Balap hingga Nasi Bebek
10 Kedai Es Teler Paling Enak di Jakarta, Cocok untuk Melepas Dahaga saat Cuaca Panas di Siang Hari!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
18 Oleh-Oleh Khas Tulungagung Ini Wajib Dibeli Jika Berkunjung, dari Kuliner hingga Kerajinan Tradisional
Ribuan Suporter Rayakan HUT ke-94 PSIS Semarang, Flare dan Nyanyian Menggema di Depan Kantor Gubernuran Jawa Tengah
