Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 September 2023 | 02.39 WIB

Penjelasan Pemkot Surabaya Rumah Ambruk di Jalan Kapasari

Korban rumah ambruk di Kapasari Surabaya akan mendapatkan kompensasi ganti rugi. DSDABM Kota Surabaya akan membangun kembali rumah itu. - Image

Korban rumah ambruk di Kapasari Surabaya akan mendapatkan kompensasi ganti rugi. DSDABM Kota Surabaya akan membangun kembali rumah itu.

JawaPos.com–Anang Budi Santoso, staf Bidang Jalan dan Bangunan Dinas Sumber Daya Air dan Bina Marga (DSDABM) Kota Surabaya memastikan korban rumah ambruk akan mendapatkan kompensasi ganti rugi dengan membangun kembali rumah. 

”Tadi malam (4/9), telah dilakukan galian terlalu mepet dengan rumah warga. Karena di sebelah jalan samping ada utilitas PLN tekanan tinggi dan PDAM Surya Sembada. Kami tidak mungkin mepet dengan utilitas tersebut,” terang Anang Budi Santoso.

Dia menyebutkan, jika sesuai perencanaan jarak 50 sentimeter, karena utilitas 30 sentimeter merapat ke rumah warga.

”Kebetulan di rumah warga itu tengah-tengah fondasinya longsor, kurang kuat, turun. Tidak ada fondasi cuma bata,” tambah Anang Budi Santoso.

Solikin, salah satu pemilik bangunan di Jalan Kapasari 63 ABC Surabaya, tak bisa mengucapkan banyak kata. Dia dan istrinya, Naimah, kaget setelah tempat yang ditinggali lebih kurang 15 tahun itu tiba-tiba roboh, Selasa (5/9).

Solikin mengungkapkan, merasakan bangunan rumahnya bergetar sekitar pukul 22.00.

”Saya intip keluar rumah dan melihat posisi ekskavator tepat di depan pintu rumah,” ungkap Solikin, warga Kapasari Surabaya itu.

Bangunan rumah yang berukuran lebih kurang 15x5 meter itu roboh karena pengerjaan proyek gorong-gorong saluran air atau box culvert. Sekitar pukul 00.00, tiba-tiba suara keras diiringi atap roboh menimpa Naimah dan suaminya.

Naimah mengungkapkan, sebelum bangunan itu roboh, dia dan suami sempat merasakan getaran imbas dari pengurasan air yang dilakukan petugas proyek.

”Tiba-tiba langsung ambruk jam 12 malam. Kepala saya ketindihan salon (pengeras suara),” imbuh Naimah.

Saat ini, untuk sementara waktu, keduanya mengungsi ke rumah mertua tak jauh dari rumahnya sekarang. Lantas, untuk barang dagangan yang dimilikinya dititipkan kepada temannya. Untuk membuat dapurnya mengepul, setiap hari, dia berjualan.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore