
BERDIRI MEGAH: Kondisi terakhir flyover Krian kemarin (28/8). Pembangunan fisik telah mencapai 83 persen.
JawaPos.com – Sampai saat ini, flyover (FO) Krian sudah terbangun sekitar 83 persen. Di tengah proses pembangunan tersebut, jembatan penyeberangan orang (JPO) tepat di sisi timur flyover juga digarap. Imbasnya, Jalan Kyai Mojo tepat sebelum perlintasan kereta api ditutup untuk mobil atau kendaraan roda 4.
Petugas pelaksana proyek flyover Krian Angga Syafrianto mengatakan, JPO dibangun beriringan dengan penuntasan fisik FO Krian. Saat ini pihaknya juga mengerjakan fisik FO Krian.
’’Untuk FO sedang proses pengerjaan parapet, kanstin, dan drainase,’’ katanya. Di tengah penuntasan fisik FO, pihaknya juga membangun JPO sepanjang 20 meter tepat di timur FO Krian.
Nanti JPO itu digunakan warga sekitar yang melintasi rel kereta api sehingga mereka tidak harus naik ke FO Krian. ’’Untuk pengerjaan JPO saat ini proses pemancangan dan galian test pit,’’ jelasnya.
Angga mengatakan, selama pembangunan JPO itu, Jalan Kyai Mojo yang melintasi rel kereta api JPL 64 Krian ditutup untuk mobil. ’’Ditutup karena ada pembangunan JPO tersebut,’’ ujarnya.
Pengendara motor masih bisa melintas. Namun, jalannya menyempit. Masing-masing lajur hanya bisa digunakan untuk satu motor. Lebar jalan dari selatan maupun utara masing-masing hanya dibuka sekitar 2 meter. Dengan begitu, pengendara motor lebih baik menggunakan jalan alternatif seperti mobil.
Pihaknya sudah memasang rambu peringatan beserta penunjuk jalan alternatifnya. Di antaranya, bagi kendaraan dari Sidoarjo yang lewat Wonoayu, sebelum area flyover mereka diarahkan untuk belok kiri melewati Jalan Empu Gandring hingga depan kantor Koramil Krian dan tembus Jalan Ki Hajar Dewantoro, Krian.
Sementara itu, pengendara dari utara bisa melewati Jalan Basuki Rahmad, melintasi depan Kelenteng Krian, dan Jalan Ki Hajar Dewantoro, Krian.
Ketua Tim Percepatan Pembangunan Flyover Krian Bachruni Aryawan menambahkan, penutupan jalan berlangsung sejak Agustus ini sampai akhir Desember. ’’Ini jadi upaya percepatan dan keamanan selama proses pembangunan. Jadi, kendaraan dialihkan,’’ katanya.
Pihaknya menargetkan, akhir Desember pengerjaan tersebut sudah tuntas. ’’Melihat progres saat ini, kami optimistis bisa selesai sesuai target,’’ tandasnya. (uzi/c7/any)

Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Hasil Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Bikin Kejutan! Tembus 13 Besar di FP2
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
12 Hotel Terbaik di Semarang dengan Fasilitas Lengkap, Nuansa Cozy dan Menenangkan untuk Quality Time Bersama Orang Tercinta
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
