Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 7 Agustus 2023 | 06.50 WIB

Menuju Zero Stunting, Semua Kelurahan di Surabaya Sudah Gelar Sekolah Orang Tua Hebat

TP PKK Surabaya beserta BKKBN Jawa Timur gelar Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di semua kelurahan di Kota Surabaya. - Image

TP PKK Surabaya beserta BKKBN Jawa Timur gelar Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH) di semua kelurahan di Kota Surabaya.

JawaPos.com–Tim Penggerak (TP) PKK Surabaya beserta Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Timur menggelar Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Terobosan baru itu sudah dilakukan di semua kelurahan se-Surabaya.

Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani Eri Cahyadi memastikan, sebanyak 153 kelurahan di Surabaya sudah menggelar SOTH di wilayah masing-masing. Awalnya, hanya lima kelurahan yang menjadi pilot project atau percontohan. Respons yang luar biasa, akhirnya SOTH itu digelar di seluruh kelurahan di Kota Surabaya.

SOTH ini sama seperti sekolah, ada kurikulum dan silabus. Bahkan, ada pretest dan post test. Sehingga kita tahu output-nya. Kita bisa tahu juga apakah ada perubahan sebelum dan sesudah ikut SOTH itu. Jadi, tidak hanya sekadar kita kumpulkan lalu selesai,” kata Rini Indriyani.

Menurut dia, peserta SOTH adalah semua orang tua hebat Surabaya yang memiliki balita. Namun, karena kali ini berhubungan dengan Surabaya Emas atau Surabaya Eliminasi Masalah Stunting dan Surabaya menuju zero stunting, para pesertanya yang diprioritaskan para orang tua yang memiliki balita prastunting. Sebab, mereka butuh perhatian lebih supaya anaknya tidak menjadi stunting.

”Stunting itu sebenarnya bukan hanya masalah gizi, tapi juga pola asuh yang sangat besar pengaruhnya. Dalam SOTH ini, kita prioritaskan dulu orang tua yang memiliki balita prastunting, tapi sebenarnya ke depan semua orang tua bisa ikut terlibat dalam SOTH ini,” tutur Rini.

Dalam SOTH, para orang tua hebat diminta untuk berkomitmen dalam mengikuti 13 pertemuan yang akan digelar. Pertemuan biasanya digelar setiap Sabtu dan Minggu. Dipandu petugas Dinas Kesehatan dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A PPKB) Kota Surabaya.

”Jadi, dari sisi psikologis dapat dan kesehatan juga dapat serta pola asuh. Jadi semua kelurahan sama ilmunya itu yang didapatkan,” terang Rini.

”Nah, ternyata efeknya luar biasa, sehingga akhirnya akan menimbulkan keluarga yang sakinah mawaddah warohmah. Hal-hal seperti ini yang kita harapkan setelah mengikuti SOTH. Ada perubahan dalam keluarga menjadi lebih baik lagi,” ujar Rini.

Dia menambahkan, menjadi orang tua itu tidak ada batas waktu untuk belajar. Anak makin besar, pasti berbeda lagi cara pengasuhan. Dia mengajak seluruh orang tua hebat di Kota Surabaya untuk terus belajar dalam mengasuh anak.

”Semoga kita terus diberikan kesabaran dalam mendidik dan mengasuh anak-anak kita untuk generasi emas Surabaya,” ucap Rini.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore