Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 12 Juli 2023 | 23.47 WIB

Arek Suroboyo Kudu Ngerti! 4 Fakta Menarik tentang Surabaya, hingga Dapat Julukan Kota Pahlawan

Patung Sura dan Baya, ikon Surabaya. - Image

Patung Sura dan Baya, ikon Surabaya.

JawaPos.com–Surabaya merupakan Ibu Kota Provinsi Jawa Timur yang juga jadi salah satu kota yang kental dengan nilai-nilai kepahlawanan di Indonesia. Wilayah Surabaya dahulu merupakan gerbang utama memasuki ibu kota Kerajaan Majapahit melalui jalur laut, yakni di muara Kalimas.

Bahkan hari jadi kota Surabaya ditetapkan yaitu pada 31 Mei 1293. Hari itu merupakan hari kemenangan pasukan Majapahit yang dipimpin Raden Wijaya terhadap serangan pasukan Mongol.

Pasukan Mongol yang datang dari laut digambarkan sebagai Sura (ikan hiu/berani) dan pasukan Raden Wijaya yang datang dari darat digambarkan sebagai Baya (buaya/bahaya). Jadi secara harfiah nama Surabaya yaitu berarti berani menghadapi bahaya yang datang. Maka hari kemenangan itu diperingati sebagai hari jadi Surabaya.

Tak cukup sampai di situ, Surabaya menyimpan banyak fakta menarik. Berikut adalah beberapa fakta lain tentang Surabaya yang perlu diketahui.

1.Sebagai Kota Pahlawan Indonesia

Heroisme masyarakat Surabaya paling tergambar dalam pertempuran 10 Nopember 1945. Arek-arek Suroboyo, sebutan untuk orang Surabaya, dengan berbekal bambu runcing berani melawan pasukan sekutu yang memiliki persenjataan lebih modern.

Pertempuran itu adalah perang pertama pasukan Indonesia dengan pasukan Sekutu setelah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia. Pertempuran terbesar dan terberat dalam sejarah revolusi Indonesia yang menjadi simbol nasional atas perlawanan Indonesia terhadap kolonialisme dan imperialisme. 

Puluhan ribu warga meninggal membela tanah air. Usai pertempuran itu, dukungan rakyat Indonesia dan dunia internasional terhadap perjuangan Kemerdekaan Indonesia makin kuat. Peristiwa heroik itu kemudian diabadikan sebagai peringatan Hari Pahlawan. Sehingga membuat Surabaya dilabeli sebagai Kota Pahlawan.

  1. Pusat Perdagangan Strategis Indonesia sejak Zaman Majapahit

Sejarah Surabaya juga berkaitan dengan aktivitas perdagangan. Secara geografis Surabaya terbentuk sebagai kota dagang dan pelabuhan. Surabaya merupakan pelabuhan gerbang utama Kerajaan Majapahit. Letaknya yang di pesisir utara Pulau Jawa membuatnya berkembang menjadi sebuah pelabuhan penting di zaman Majapahit pada abad ke-14.

Pada 1900, Surabaya merupakan kota yang lebih besar dari Jakarta dan merupakan salah satu pusat perdagangan utama di Asia. Runtuhnya ekspor gula selama depresi pada 1930-an, diikuti pendudukan Jepang, revolusi, dan kemerdekaan, menyebabkan stagnasi dan kemunduran ekonomi internasional.

Baru setelah booming ekspor pada 1990-an, Surabaya kembali menjadi terkenal sebagai kawasan industri non modal terkemuka di Asia Tenggara.

  1. Kota Metropolitan Terbesar Kedua setelah Jakarta

Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia, Surabaya pun ditopang sektor industri dan perdagangan. Belakangan, Kota Pahlawan mulai meredefinisi konsep perekonomian dengan fokus sebagai kota jasa perdagangan. Perdagangan adalah aktivitas utama Kota Surabaya. 

Dengan predikat Surabaya sebagai kota dagang, terdapat beberapa pilar penyangga. Lokasi-lokasi ini yang menjadi ruang-ruang terjadinya aktivitas perdagangan sehingga Surabaya memiliki kontribusi yang signifikan terhadap perekonomian nasional. Surabaya juga menjadi kota dengan pendapatan terbesar kedua setelah Jakarta.

  1. Dinobatkan sebagai Kota Seribu Taman

Selain mendapat julukan sebagai Kota Pahlawan, Surabaya juga dijuluki sebagai kota seribu taman. Tak heran jika mengujungi Surabaya pasti akan menemui banyak taman. Pada 2020, setidaknya terdapat lebih dari 570 taman.

Keberadaan ratusan taman serta penanaman tanaman di sepanjang jalan di Surabaya bukan tanpa hasil. Suhu di kota Surabaya tercatat mengalami penurunan sekitar 2 persen yang mulanya berada di kisaran 30-31 derajat Celsius menjadi 28-29 derajat Celsius. 

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore