Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 7 Juli 2023 | 00.19 WIB

Kisah Wakil Wali Kota Surabaya Armuji Membela Balita Idap 6 Penyakit Serius

wakil Wali Kota Surabaya Armuji sidak puskesmas. - Image

wakil Wali Kota Surabaya Armuji sidak puskesmas.

JawaPos.com–Senin (3/7), Wakil Wali Kota Surabaya Armuji sidak ke salah satu puskesmas. Sebelum mendapatkan laporan dari rumah aspirasi terkait stok susu yang disuruh beli dan telat di puskesmas.

Bambang, orang tua Aprilia Syifa, datang beberapa waktu lalu di Rumah Aspirasi Armuji. Aprilia Syifa mengidap beberapa penyakit. Mulai dari SLE, kurang gizi, dan tidak mau makan serta diagnosis lupus nefritis, sekundum sedang besar, bronkeaktasis, modelate malnutrisi, dan stunted.

Bambang menyampaikan keluhan kepada Armuji terkait pemberian susu dari puskesmas yang kosong. Alhasil, Bambang harus beli sendiri.

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menyebutkan berdasar keterangan dari Puskesmas Dr Soetomo, keterlambatan karena pergeseran anggaran.

”Hal-hal teknis seperti ini perlu diantisipasi lagi supaya dalam pelaksanaannya tidak ada kendala dalam penanganan balita serta pemenuhan gizi balita stunting,” tegas Armuji.

Orang nomor dua di Surabaya itu menyatakan, penanganan stunting menjadi perhatian serius bagi Pemerintah Kota Surabaya di bawah kepemimpinan Eri Cahyadi - Armuji. Upaya penanganan stunting dilakukan mulai hulu hingga hilir. Hal itu terbukti dapat menekan hingga saat ini tersisa 651 balita.

”Keterlibatan banyak pihak dan kolaborasi menjadi kunci keberhasilan untuk dapat menekan angka stunting, oleh karena itu kewajiban kita agar puskesmas juga dapat melayani dengan optimal,” tegas Cak Ji sapaan akrab Armuji.

Adapun data prevalensi stunting di Kota Surabaya pada 2021 tercatat mencapai 28,9 persen (6.722 balita), di akhir 2022 turun signifikan hingga ke angka 4,8 persen (923 balita). Selanjutnya pada 2023, per 30 Juni, tercatat hanya tersisa 651 balita, termasuk balita yang mengalami penyakit yang sulit disembuhkan.

Selain itu, Armuji sangat yakin dengan PKK, KSH, LPMK, tim pendamping keluarga, dan RT-RW, yang saat ini sudah bisa melihat angka stunting di wilayahnya, akan terpacu untuk saling membantu sehingga tercipta guyub rukun.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore