
MULTIETNIS: Salah satu tempat ibadah kelenteng di Jalan Setia Budi, Desa Pulopancikan. Di desa ini masyarakat beragam suku, agama, serta budaya berbaur bersama.
JawaPos.com - Berada di kawasan pesisir, Desa Pulopancikan memiliki sejarah panjang tentang berkembangnya Gresik. Selain terkenal karena menjadi daratan pijakan Sunan Giri, Desa Pulopancikan menjadi satu-satunya desa yang memiliki masyarakat multietnis.
Sejak zaman Gresik disebut Kota Bandar, wilayah Kota Pudak sudah didatangi orang-orang dari berbagai penjuru dunia. Hingga saat ini, orang-orang dari berbagai etnis itu masih hidup di Gresik di Desa Pulopancikan.
Di desa itu, terdapat orang Jawa, Madura, Arab, Tionghoa, hingga Bugis yang hidup berdampingan.
’’Gresik yang disebut kabupaten tinggi toleransi, ya salah satunya cerminan dari desa ini,’’ ucap Nizam Nur Khafid, sejarawan Gresik.
Nizam menyebutkan, bahkan antara orang Arab dan orang Tionghoa yang tinggal di Desa Pulopancikan, lebih dulu orang Tionghoa.
Tidak dimungkiri, kebudayaan Tionghoa lebih tua di Gresik. Hal itu bisa dilihat dari kelenteng yang berdiri di Jalan Setia Budi.
’’Desa Pulopancikan ini terkenal akan toleransinya. Di situ beragam etnis, tapi hidup berdampingan,’’ imbuhnya.
Sejak zaman Gresik menjadi Kota Bandar, banyak hiruk pikuk para pedagang dari luar daerah hingga luar negeri.
’’Mereka sering ke Gresik, kemudian menetap di Gresik dan anak turunannya masih ada sampai sekarang,’’ jelasnya. (son/c12/diq)

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
