
Ilustrasi umat muslim melakukan buka puasa bersama (Freepik)
JawaPos.com – Ramadan merupakan bulan suci bagi umat Islam yang sarat dengan nilai ibadah, kebersamaan, dan kepedulian sosial.
Salah satu momen terpenting selama Ramadan adalah berbuka puasa bersama, baik di lingkungan keluarga, masjid, maupun komunitas.
Kegiatan ini tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga mengandung etika yang dijunjung tinggi oleh umat Muslim.
Berikut 7 etika penting yang lazim dilakukan saat menjalankan berbuka puasa bersama umat muslim pada bulan Ramadhan, seperti dilansir dari laman Why Islam pada Rabu (11/2).
Umat Muslim sangat menghargai ketepatan waktu dalam berbuka puasa. Berbuka dilakukan tepat saat matahari terbenam atau waktu Magrib tiba. Kehadiran tepat waktu mencerminkan penghormatan terhadap ibadah puasa. Keterlambatan dapat mengurangi kekhidmatan momen berbuka bersama.
Azan Magrib menjadi tanda resmi berakhirnya puasa harian. Umat Muslim menahan diri untuk tidak makan dan minum sebelum azan dikumandangkan. Penantian azan mencerminkan ketaatan terhadap aturan agama. Momen ini juga menjadi simbol kelegaan setelah seharian berpuasa.
Berbuka puasa umumnya diawali dengan kurma dan air putih. Tradisi ini mengikuti sunnah Nabi Muhammad SAW. Kesederhanaan menjadi nilai utama dalam berbuka puasa. Hidangan utama biasanya disantap setelah ibadah Magrib dilaksanakan.
Salat Magrib merupakan ibadah wajib yang dilakukan saat waktu berbuka. Sebagian umat Muslim memilih salat sebelum menyantap hidangan utama. Tamu non-Muslim diharapkan menunggu dengan sikap hormat. Penghormatan ini mencerminkan toleransi antarumat beragama.
Berpakaian sopan menjadi etika penting saat menghadiri buka puasa bersama. Pakaian tertutup dan tidak mencolok sangat dianjurkan. Di masjid atau rumah Muslim, sepatu biasanya dilepas sebelum masuk. Kesopanan berpakaian mencerminkan penghormatan terhadap nilai Ramadan.
Buka puasa bersama menjadi ajang mempererat silaturahmi. Sikap ramah dan saling menghargai sangat dijunjung tinggi. Percakapan diupayakan tetap santun dan tidak menyinggung isu sensitif. Interaksi yang baik memperkuat rasa kebersamaan dalam Ramadan.
Setelah berbuka, sebagian umat Muslim melanjutkan ibadah salat Tarawih. Tamu diharapkan memahami jika tuan rumah bersiap menuju masjid. Tidak ada kewajiban bagi tamu untuk mengikuti ibadah tersebut. Sikap saling menghormati menjadi kunci keharmonisan acara.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
