
TUNJUKKAN PELAKU: Petugas menggelandang terduga pelaku peretasan website ITS dan Pemprov Jatim di Mapolda Jatim.
JawaPos.com – Meski hanya lulusan SMA dan belajar otodidak, Agus Tiyadi dan Dendi Syaimam alias Muhammad Acil sangat piawai di bidang ITE. Kemampuan itu mereka tunjukkan saat meretas website milik Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dan Pemprov Jatim. Tampilan dua situs tersebut diubah menjadi konten judi online.
Wadireskrimsus Polda Jatim AKBP Arman menjelaskan, dua website itu diretas hampir bersamaan empat bulan lalu. Masing-masing diubah tampilannya dengan konten judi dari situs yang sama.
”Subdit siber berhasil mengidentifikasi salah satu pelakunya sekitar sebulan kemudian,” ujarnya Rabu (31/5).
Agus menjadi tersangka pertama yang ditangkap. Warga Cirebon itu merupakan peretas website ITS.
Setelah polisi melakukan pendalaman, pria 27 tahun tersebut diketahui bergabung dalam komunitas hacker. Dendi adalah salah seorang anggotanya.
Dialah yang meretas website milik Pemprov Jatim. ”Tersangka kedua ditangkap di Tangerang,” kata Arman.
Motif kedua tersangka tidak berbeda. Mereka melakukannya untuk mendapat penghasilan. Agus dibayar Rp 200 ribu per website yang diretas. Sementara itu, Dendi digaji Rp 10 juta sebulan.
Menurut Arman, Dendi adalah hacker terpandang di komunitasnya. Dia juga pernah dipenjara karena meretas website Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) pada 2018. ”Divonis dua tahun,” terangnya.
Dalam hasil pemeriksaan, keduanya sengaja mengincar situs universitas dan pemerintah untuk diretas. Sebab, dua website itu diyakini tidak akan diblokir.
”Mereka memilih sendiri website mana yang mau diretas,” tuturnya.
Setelah berhasil, keduanya melapor ke pengelola judi online yang kontennya ditampilkan di website yang diretas. Itu dilakukan untuk menagih bayaran.
Arman cukup menyayangkan tindakan dua pelaku tersebut. Agus dan Dendi diketahui tidak punya latar belakang pendidikan formal di bidang ITE
. ”Hebat sebenarnya. Belajar otodidak. Namun sayang, keahliannya untuk tujuan yang tidak benar,” tuturnya.
Kabid Aplikasi dan Informatika Diskominfo Pemprov Jatim Achmad Fadlil Chusni menyatakan, peretasan yang dialami website Pemprov Jatim itu bukan
berarti keamanan situs pemerintah rendah. Menurut dia, semua teknologi mempunyai celah. ”Hanya tinggal bagaimana pengelola menutupnya dari ulah orang yang tidak bertanggung jawab,” ujarnya.

Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Rekomendasi 13 Wisata Terbaik di Bandung untuk Liburan Santai, Healing, dan Quality Time Bersama Orang Tersayang
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
Sebut Sumbar 'Barbar' dan Kristen Fobia, DPP IKM Siap Laporkan Abu Janda ke Mabes Polri Selasa Besok!
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
9 Mall Terbaik di Semarang, Selalu Jadi Andalan Wisatawan Saat Liburan Cari Hiburan
