
SALAM UNTUK WARGA: Wali Kota Eri Cahyadi dan Ketua TP PKK Surabaya Rini Indriyani mengenakan busana batik buatan UMKM Surabaya di Alun-Alun Surabaya (29/5).
JawaPos.com - Wartawan Jawa Pos Galih Adi Prasetyo berkesempatan mewawancarai Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Eri menyampaikan perkembangan Surabaya dan peran warga dalam pembangunan. Berikut petikan wawancaranya.
Hari ini Surabaya genap berusia 730 tahun. Apa saja perubahan yang ada di Kota Pahlawan?
Ada banyak tempat wisata di Surabaya. Ada Romokalisari Adventure Land, ada Tunjungan Romansa, ada pula Taman Asreboyo, dan masih banyak tempat lainnya yang kami jadikan tempat wisata.
Berikutnya, ada banyak tempat padat karya yang luar biasa. Seperti Viaduk Gubeng yang digerakkan anak-anak muda dari keluarga miskin. Sekarang omzetnya mencapai Rp 100 juta. Ada sentra wisata kuliner (SWK) seperti di Dharmahusada yang sudah meningkat pendapatannya.
Salah satu masalah di Surabaya adalah sanitasi. Tapi alhamdulillah, tahun lalu masalah itu sudah tuntas. Namun, yang saya inginkan ketika menjabat wali kota adalah sesuatu yang saya bangun bisa menggerakkan perekonomian. Kehadiran Pemkot Surabaya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.
Apakah ada perubahan juga dari cara pandang, perilaku, dan sikap warga Surabaya?
Yang sangat berubah hari ini adalah Surabaya sangat guyub rukun. Mulai RT, RW, LPMK, KSH, hingga seluruh warganya guyub. Ini yang membuat saya bangga menjadi bagian dari Kota Surabaya.
Siapa yang punya andil besar dalam perubahan ini?
Semua warga Surabaya berperan. Karena yang selalu saya katakan, sejatinya pemimpin Surabaya itu adalah warga, RT, RW, LPMK, dan seluruh stakeholder. Saya sebagai wali kota hanya menyatukan saja. Mengembalikan perasaan seluruh warga kota.
Harus diingat bahwa 10 November adalah hari di mana warga Surabaya berhasil menewaskan Jenderal Mallaby karena guyub rukunnya. Karena punya visi yang sama. Karena punya tujuan yang sama. Maka, Surabaya hari ini harus tetap berada di rel yang sekarang. Memiliki visi dan tujuan yang sama. Berbeda dalam pilihan itu biasa, tetapi tujuannya adalah satu.
Menurut Pak Wali, apa yang perlu dibenahi setahun ke depan?
Evaluasi saya adalah bagaimana kinerja Pemkot Surabaya lebih bisa bersinergi dengan masyarakat. Sinergi itu bisa dilakukan dalam penurunan stunting. Prevalensi stunting bisa turun menjadi 4,8 persen karena sinergi semua pihak. Sekarang ini kami masih membutuhkan sinergi yang kuat untuk menurunkan angka kemiskinan. Angka pengangguran terbuka.
Juga menurunkan Gini ratio. Serta mengurangi angka kematian ibu dan anak. Warga kota ini akan sejahtera dan bahagia ketika semua angka itu bisa di bawah 2. Sekarang rata-rata masih di atas angka 2. Oleh karena itu, kami harus bersama-sama terus bergerak bersama. Karena apalah arti bangunan monumental kalau masalah-masalah itu tidak bisa turun.
Mengapa tidak memilih pembangunan monumental untuk menyejahterakan warga?
Hari ini warga Surabaya sudah berubah lho. Tidak berpikir lagi bangunan monumental. Mereka sempat merasakan bagaimana guyubnya KSH. Bagaimana gerakan RT/RW yang akhirnya angka putus sekolah berkurang. Masalah lain juga berkurang ini kan luar biasa. Jadi, mereka tidak lagi menanyakan apa yang dibangun.

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
