
Penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) memadati kantor pos di Kota Surabaya, Rabu (10/5).
JawaPos.com–Ribuan penerima manfaat Bantuan Langsung Tunai (BLT) memadati dua kantor pos besar di Kota Surabaya, Rabu (10/5). Padatnya penerima BLT tersebut, terpantau Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi setelah menerima laporan via grup-grup Whatsapp Forkom RT RW dan LPMK.
Setelah menerima berbagai keluhan itu, Wali Kota Eri memerintahkan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) M. Fikser dan Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Surabaya Anna Fajriatin berkoordinasi dengan kantor pos. Pemkot menawarkan penyaluran BLT itu melalui kantor-kantor kecamatan. Solusi itu ternyata disepakati dan akhirnya penyaluran itu dilakukan di 31 kantor kecamatan.
”Karena penerima BLT begitu padat harus diubah sistemnya, dibagi di masing-masing kecamatan. Kasihan warga, kalau berdesak-desakan. Untuk itu saya perintahkan kadis untuk peka, datang ke lokasi dan membantu menyampaikan solusi,” tutur Eri.
Wali kota menambahkan, kepadatan di kantor Pos Kebonrojo terjadi karena banyaknya kecamatan yang di-cover. Untuk mengurai kepadatan, pembagian BLT harus disebar di kecamatan.
Menurut dia, meskipun bukan kewenangan pemerintah kota, pembagian itu berkaitan dengan warga Surabaya. ”Nanti kita bantu dalam proses pembagian di kecamatan, karena ini berurusan dengan warga Surabaya,” terang Eri.
Dalam pantauan di lapangan, penerima manfaat BLT yang sudah mendapatkan tanda tangan verifikasi, bisa langsung mengambil bantuan di Kantor Pos. Sedangkan yang belum mendapatkan tanda tangan verifikasi, diminta mengambil BLT di kantor kecamatan sesuai dengan domisili masing-masing.
Setelah pihak PT Pos Kebonrojo berkoordinasi dengan Pemkot Surabaya, guna kelancaran dan ketertiban saat pembagian, disepakati pembagian BLT dilakukan Kamis (11/5) sampai selesai.
Sementara itu, Kepala Kantor Pos Utama Kebonrojo Surabaya Rian Syahriyani menyampaikan kepada warga yang antre untuk membubarkan diri. Sebab, penyaluran penerima manfaat BLT dialihkan ke kantor kecamatan.
”Bagi yang sudah verifikasi bisa dilanjutkan di sini (Kantor Pos Kebonrojo), bagi yang belum diverifikasi akan dibagikan ke kecamatan masing-masing,” kata Rian.
Rian menambahkan, 27.837 BLT akan disalurkan melalui 31 kantor kecamatan. Dengan dialihkannya penyaluran BLT di kantor kecamatan bisa berjalan lancar.
”Tolong Bapak dan Ibu bisa antre di kecamatan mulai dari sekarang. Bagi yang belum verifikasi bisa diambil di kecamatan masing-masing, untuk dilakukan pembayaran,” ucap Rian.
Realisasi pembagian bantuan sejatinya dilakukan sejak 6 – 10 Mei. Namun hingga, 10 Mei terdapat sekitar 7.011 warga yang belum mengambil bantuan. Untuk mengantisipasi kepadatan, selain pembagian dialihkan dari kantor pos ke kecamatan, waktu akhir pembagian juga diperpanjang hingga 11 Mei.

7 Mall Terbaik di Bandung dengan Banyak Tenant Kuliner dan Spot Foto yang Instagramable
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
10 Rekomendasi Kuliner Bakmi Jawa di Surabaya, Pengunjung Sampe Rela Antre Demi Seporsi Kenikmatan Kuliner Malam Satu Ini!
18 Kuliner Mie Ayam di Yogyakarta yang Rasanya Autentik Tapi Harganya Cocok untuk Semua Kalangan Masyarakat
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
Bupati Roby Kurniawan Disebut Netizen Sebagai Bupati R yang Bikin Ayu Aulia Kehilangan Rahim
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
