
KE TANAH SUCI: Sejumlah CJH bersiap terbang ke Arab Saudi untuk menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu. Kemenag Surabaya menambah CJH cadangan 15 persen.
JawaPos.com – Kuota calon jemaah haji (CJH) cadangan Surabaya bertambah sekitar 161 kursi. Kini totalnya mencapai 392 jemaah. Itu sesuai dengan kebijakan Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama (Kemenag) yang menambah kuota CJH 15 persen.
Kepala Kemenag Surabaya Pardi menjelaskan, tambahan CJH cadangan diambil berdasar nomor urut berikutnya. Itu diketahui berdasar data sistem informasi dan komputerisasi haji terpadu (siskohat).
”CJH yang berada di bawah porsi reguler otomatis naik,” jelas Pardi Minggu (7/5). CJH cadangan yang berhak melunasi biaya haji dapat dicek melalui aplikasi Haji Pintar.
Dalam aplikasi itu sudah dicantumkan data by name by address. Meski demikian, Kemenag Surabaya tetap akan mengirimkan surat pemberitahuan kepada setiap jemaah.
”Besok (hari ini, Red) kami sudah bergerak untuk mengirim surat pemberitahuan,” jelas Pardi.
Porsi CJH reguler Surabaya 2023 sebanyak 2.615 orang. Adapun data cadangan awal mencapai 231 orang. Nah, dengan tambahan sekitar 161 orang, jumlah CJH cadangan mencapai 392 jemaah.
Sejauh ini CJH Surabaya yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji (bipih) sekitar 79,78 persen atau 2.270 orang. Mereka terdiri atas CJH reguler dan kuota cadangan awal. Ditjen PHU Kemenag membuka perpanjangan waktu pelunasan biaya haji hingga Jumat depan (12/5).
Menurut Pardi, perpanjangan waktu pelunasan itu akan berdampak pada persiapan. Misalnya, pengadaan fasilitas tambahan untuk jemaah. Termasuk di antaranya koper buat CJH.
Kemenag kembali berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Surabaya. Itu terkait dengan kesiapan petugas puskesmas dalam memberikan vaksin meningitis kepada CJH yang masuk porsi tambahan.
’’Secara otomatis harus buka layanan suntik meningitis. Karena vaksin ini wajib bagi jemaah haji,” jelas Pardi.
Persiapan lainnya, jemaah harus meng-update paspor dan bio visa yang dimiliki. Pardi mengimbau CJH porsi cadangan untuk bergerak cepat mengurus paspor. Yang paspornya kedaluwarsa harus di-update kembali. Selain itu, juga mengurus bio visa yang berbasis sidik jari para jemaah.
Pardi menyatakan, sejauh ini masih ada CJH reguler yang belum tuntas mengurus bio visa. Dari 2.615 jemaah reguler, ada sekitar dua ribuan yang sudah tuntas. Nah, jumlah itu harus ditambah lagi 161 CJH cadangan tambahan.
”Paspor dan bio visa harus dipastikan lagi. Dengan demikian, keberangkatan jemaah haji benar-benar terjamin,” tutur pejabat kelahiran Tuban itu. (mar/c6/aph)

10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
12 Rekomendasi Mall Terbaik di Tangerang 2026: Destinasi Belanja, Kuliner & Lifestyle Favorit
Update Klasemen Usai MotoGP Catalunya 2026: Jorge Martin Gigit Jari, Bezzecchi Masih Tak Tersentuh
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Catalunya 2026! Misi Berat Veda Ega Pratama Start P20
