Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 18 April 2023 | 23.17 WIB

Perempuan Paruh Baya Penjual Kopi Dibunuh dengan Sadis, Diduga Akibat Masalah Asmara

Petugas memeriksa tempat kejadian perkara pembunuhan di tepi jalan dekat lapangan batalyon Kodim 0802/Ponorogo, Minggu (16/4/2023). ANTARA/HO - Humas Polres Ponorogo - Image

Petugas memeriksa tempat kejadian perkara pembunuhan di tepi jalan dekat lapangan batalyon Kodim 0802/Ponorogo, Minggu (16/4/2023). ANTARA/HO - Humas Polres Ponorogo

JawaPos.com - Satuan Reserse dan kriminal Kepolisian Resor Ponorogo, Jawa Timur tengah menyelidiki kasus pembunuhan seorang perempuan penjual kopi berinisial SW, 50, yang tubuhnya ditemukan tergeletak bersimbah darah dengan sejumlah luka tusukan di sekitar lapangan Batalyon Kodim 0802/Ponorogo, Minggu (16/4), dikutip dari ANTARA.

"Masih dalam penyelidikan. Sudah ada titik terang," kata Kasat Reskrim Polres Ponorogo Ajun Komisaris Polisi Nikolas Bagas Yudhi di Ponorogo, Selasa (18/4).

Baca Juga: 6 Rekomendasi Ucapan Lebaran Lewat WhatsApp untuk Orang Terdekat

Identitas serta latar belakang korban sudah diketahui. Polisi juga mendapat petunjuk awal bahwa antara korban dan pelaku sempat terjadi percekcokan atau pertengkaran sebelum dibunuh dengan cara ditikam pisau beberapa kali.

"Ada dua tusukan, di bagian perut korban serta ada luka lain di tangan kiri korban," katanya.

Baca Juga: KKB Mengganas, Panglima TNI Tingkatkan Operasi Militer di Daerah Rawan Papua

Sejumlah saksi menyebut, antara korban dan pelaku yang terlibat pertengkaran diduga terjalin hubungan asmara. Namun, polisi akan menggali lebih jauh kemungkinan adanya motif lain.

"Ada motif percintaan, untuk jelasnya seperti apa mohon waktu," terang mantan Kasatreskrim Polres Nganjuk itu.

Baca Juga: KPK Sita Aset Kekayaan Milik Bupati Memberamo Tengah Senilai Rp 10 Miliar

Niko mengungkapkan anak korban sempat menerima telepon dari ibunya yang terluka parah dan mengalami percobaan pembunuhan.

Sang anak yang mendatangi TKP setelah mendapatkan informasi tersebut mendapati ibunya dalam kondisi tersungkur dengan tubuh terluka pada bagian perut.

Baca Juga: Lepas Kereta Mudik Gratis, Gubernur Jateng: Pada Saat Pandemi Kita Tidak Bisa Melakukan Ini

Korban SW ini ditemukan tak sadar diri dengan kondisi tubuh penuh darah tergeletak di timur lapangan Kodim 0802 pada Minggu (16/4) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB.

Diduga korban mengalami tindakan penganiayaan hingga mengakibatkan meninggal dunia. Dari hasil pemeriksaan ditemukan sejumlah luka, di antaranya di dada tiga titik, perut dua titik, leher satu titik, dan tangan kiri satu titik.

Baca Juga: Terminal Grogol Perkirakan Puncak Mudik Terjadi Hari Ini

Korban dinyatakan meninggal dunia di rumah sakit sekitar pukul 04.00 WIB setelah sempat mendapatkan perawatan medis.

Editor: Banu Adikara
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore