
Kepala DKPP Surabaya Antiek Sugiharti. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com
JawaPos.com–Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya bakal mempercantik Sentra Ikan Hias (SIH) Gunungsari, di kawasan Kecamatan Wonokromo.
Tidak sekadar dipercantik, Pemkot Surabaya juga memperbaiki SIH Gunungasari itu. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Surabaya Antiek Sugiharti mengatakan, tujuan mempercantik dan perbaikan di SIH Gunungsari yakni untuk menarik minat masyarakat Surabaya. Sekaligus, untuk meramaikan kembali SIH Gunungsari.
”Untuk mengembalikan SIH Gunungsari ramai seperti dulu, maka kami percantik. Mulai pengecatan, kemudian mengupayakan membenahi fasilitas yang kurang baik, kemudian pavingisasi dan sebagainya,” kata Antiek, Kamis (30/3).
Supaya SIH Gunungsari ramai kembali, lanjut Antiek, harus dilakukan perbaikan. Agar pengunjung merasa nyaman ketika berkunjung di SIH.
Perbaikan tersebut juga untuk meningkatkan perekonomian di Kota Surabaya setelah pandemi Covid-19. ”Karena kan sempat sepi pengunjung waktu pandemi,” ucap Antiek.
Dia berharap, setelah diperbaiki dan dipercantik SIH Gunungsari bisa semakin nyaman dan aman. Tak hanya itu, dia juga mengharapkan perekonomian dapat bangkit kembali melalui jual beli ikan hias.
”Karena kan pedagang grosir ikan itu kumpul jadi satu di situ, bahkan dari luar kota. Kami harap aktivitas perdagangan di situ bisa ramai kembali setelah kami perbaiki,” tutur Antiek.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022