
Ilustrasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi di pasar tradisional. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com
JawaPos.com–Dirut PT Paskomnas Indonesia Hartono Wignyo mengatakan, Pasar Induk Sidotopo Surabaya (PISS) memiliki luas sekitar 3,4 hektare. Menampung lebih kurang 800 pedagang.
Untuk keseluruhan lapak di PISS kurang lebih 1.500 lapak. ”Dengan adanya pasar induk, kami juga melakukan penyerapan tenaga kerja dari warga sekitar. Kurang lebih saat ini ada 20 orang,” tutur Hartono.
Hartono berharap dengan adanya pasar induk, kebutuhan pasar di Surabaya terpenuhi. Di Surabaya masih baru sekitar 1.000 ton kebutuhan pasar setiap hari.
Hartono menambahkan, semua kebutuhan hortikultura tersedia di PISS. Mulai sayur hingga buah-buahan.
”Pasti mencukupi kebutuhannya, kami melihat tonase saja. Bahkan tadi ketika rapat dengan pemerintah pusat dan Pak Wali, meminta kebutuhan minyak dan beras seperti bahan kebutuhan pokok penting itu bisa di taruh sini, sehingga bisa terpusat, dan mengendalikannya gampang,” jelas Hartono.
PISS bukan menjadi pasar induk pertama di Surabaya. Sebelumnya, ada Pasar Induk Osowilangon Surabaya (PIOS). Lokasinya di ujung barat Surabaya. Lebih dekat ke Gresik ketimbang Surabaya tengah kota.
Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meresmikan Pasar Induk Surabaya Sidotopo (PISS) di kawasan Kecamatan Semampir, Rabu (15/2) sore. Pasar tradisional tersebut digadang menjadi sentral terbesar di Kota Pahlawan.
Wali Kota Eri Cahyadi ingin PISS dapat membawa dampak baik bagi masyarakat terutama warga Surabaya. Tak hanya itu, PISS juga bisa menjadi sentral untuk kulak bahan-bahan kebutuhan pokok ke depannya.
”Berarti, nanti seluruh pasar di Surabaya itu ngambilnya (kulakan) ya di pasar induk. Sehingga bisa untuk mencegah terjadinya inflasi,” kata Eri.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
Terkendala Lahan dan Faktor Teknis, 7 Koperasi Merah Putih di Sukoharjo Jawa Tengah Belum Dibangun
