
BONBIN DI WAKTU MALAM: Wajah Kebun Binatang Surabaya ketika malam. Saat ini Surabaya Night Zoo sedang disiapkan dengan bantuan pendampingan BKSDA Jatim. (Alfian Rizal/Jawa Pos)
JawaPos.com – Pendampingan dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim terus dilakukan untuk persiapan Surabaya Night Zoo di Kebun Binatang Surabaya. Mulai pengaturan jalur pengunjung hingga pencahayaan di lokasi. Tujuannya, satwa tidak terganggu.
Kepala Bidang Teknis BKSDA Jatim Nur Rohman mengatakan bahwa kajian untuk Surabaya Night Zoo sudah lama dilakukan. Masyarakat juga tidak perlu khawatir mengenai kondisi satwa. Sebab, semuanya sudah didasari pertimbangan yang baik.
’’Persiapan launching Surabaya Night Zoo jadi monitoring kami,’’ ujar Rohman, Rabu (2/2) siang.
Rohman menjelaskan bahwa dalam Surabaya Night Zoo tersebut, yang ditonjolkan suasananya. Karena itu, jumlah pengunjung harus dibatasi. Cahayanya juga dibuat mirip dengan di alam sehingga tidak mengganggu satwa lain.
Alur masuk pengunjung di Surabaya Night Zoo dibuat khusus sehingga tidak ada kerumunan. ’’Jalurnya kami minta tidak lebar biar tidak ada kerumunan,’’ terangnya.
Kajian Surabaya Night Zoo dilakukan sejak lama. KBS nanti mempersiapkan tempat khusus untuk satwa pada siang hari. Dengan begitu, satwa yang di malam hari bisa beristirahat.
Dia menuturkan, ada satwa yang justru agresif pada malam hari. Salah satunya, ular. Nah, antisipasi seperti itu harus dilakukan. Menurut dia, pengembangan tersebut tidak melanggar aturan. Asalkan, semua sesuai prosedur dan segalanya dilakukan seperti di kajian.
’’Kami (BKSDA, Red) support rencana ini,’’ ucapnya.
Sementara itu, Dirut PDTS KBS Khoirul Anwar menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu gusar terkait kondisi satwa. Sebab, area Surabaya Night Zoo terbatas. Persisnya dari pintu selatan sampai akuarium.
Pengunjungnya juga dibatasi. Yakni, hanya 50 orang. ’’Bukan terus pengunjung bisa jalan-jalan ke sana kemari,’’ jelasnya.

Dana Desa Terpangkas untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Infrastruktur Sebagian Desa di Tulungagung Tak Sesuai Rencana
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
12 Spot Kuliner Bakso di Bandung yang Terkenal karena Tekstur Dagingnya yang Juara
15 Rekomendasi Restoran Terbaik Dekat Tugu Muda Semarang: Surganya Kuliner yang Wajib Dicoba Pelancong dan Wisatawan!
18 Rekomendasi Sarapan Pagi di Bandung Paling Sedap, Sederet Kuliner Mantap yang Wajid Disantap
Kabar Gembira! Gubernur Banten Resmi Hapus Pajak Kendaraan Bermotor, Ini Syaratnya!
10 Spot Mie Kocok di Bandung Terenak, Kuliner Khas dengan Kuah Kental dan Bumbu Tradisional
12 Restoran Seafood Terenak di Bandung, Surganya Kuliner Laut yang Tak Pernah Sepi Pengunjung
15 Kuliner Bakso di Solo yang Selalu Jadi Incaran, dari yang Paling Legend hingga yang Kekinian
Jadwal Thomas Cup 2026 Indonesia vs Aljazair, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Laga Perdana Wajib Menang!
