
Alun-Alun Surabaya. Dimas Nur Apriyanto/JawaPos.com
JawaPos.com–Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menutup sementara kawasan wisata Alun-Alun Surabaya di Jalan Gubernur Suryo Nomor 15 itu. Baik di area ruang terbuka (outdoor) atau ruang bawah tanah (basement). Penutupan seharian itu dilakukan pada 19 Januari.
Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKKOP) Wiwiek Widayati mengatakan, penutupan tersebut karena Alun-Alun Surabaya digunakan sebagai salah satu lokasi syuting oleh rumah produksi perfilman tanah air. Diharapkan wisatawan bisa berkunjung ke destinasi lain.
Beberapa destinasi di sekitar Alun-Alun Surabaya ada Tunjungan Romansa dan Wisata Perahu Air Susur Kalimas. ”Tahun ini, wisata perahu Kalimas juga bakal ada yang baru. Yakni, rutenya lebih panjang,” kata Wiwiek Widayati.
Terpisah, Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Museum dan Gedung Seni Balai Budaya Kota Surabaya Saidatul Ma’munah mengatakan, pesona kawasan wisata mulai dilirik para sineas ibu kota untuk memproduksi film di Surabaya.
”Semua ditutup (kawasan Alun-Alun Surabaya), masyarakat belum bisa berkunjung. Alun-Alun Surabaya ditutup mulai pagi pukul 07.00 WIB sampai malam, tapi hanya satu hari saja penutupannya,” kata Saida.
Saida menambahkan, tidak hanya Alun-Alun Surabaya yang digunakan sebagai salah satu latar suasana syuting tersebut. Ada beberapa lokasi lainnya seperti Pangkalan TNI Angkatan Laut (AL), bangunan di kawasan Jalan Kalimalang, Jalan Karet, dan kawasan wisata Kya-Kya, Maybank samping Polrestabes Kota Surabaya, Jalan Kramat Gantung, Jembatan Merah, hingga Gedung Kesenian Jawa Timur Cak Durasim.
”Keuntungannya adalah wisata di Surabaya bisa diangkat untuk diketahui masyarakat seluruh Indonesia, bahkan internasional. Ini sangat baik untuk memajukan destinasi wisata di Surabaya,” jelas Saidatul Ma’munah.
Dengan hadirnya para sineas Ibu Kota itu, Saida berharap perfilman di Surabaya ikut tumbuh. Apalagi, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi juga memberikan dukungan kepada dunia perfilman tanah air dengan mendorong ketertarikan para sineas muda di Kota Pahlawan.
”Salah satunya adalah melalui gelaran festival film pendek yang dibesut Dinas Kebudayaan, Kepemudaan dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya yang bertujuan untuk menciptakan para sineas muda berbakat dari Surabaya,” papar Saidatul Ma’munah.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
