
KELILING: Tim KPI dan KPID Jatim memantau ketersediaan stok dan harga STB di sejumlah toko elektronik di Pasar Genteng, Surabaya, Selasa (20/12). (Edi Susilo/Jawa Pos)
JawaPos.com – Analog switch off (ASO) di wilayah siar Jatim 1 (kawasan Gerbangkertosusila) berlangsung mulai Selasa (20/12) pukul 00.00. Lewat kebijakan tersebut, seluruh siaran televisi di sepuluh kabupaten/kota di Jatim telah beralih dari analog menuju digital.
Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Jatim mengklaim seluruh stasiun televisi di wilayah tersebut sudah bermigrasi. Bahkan, sebagian di antaranya menerapkan siaran digital sebelum 20 Desember. Tinggal memastikan penerapannya pasca pemberlakuan.
Hingga kemarin, yang masih menjadi salah satu fokus pantauan adalah distribusi set top box (STB)/alat penangkap sinyal digital. Sebab, selain distribusi STB gratis untuk warga sasaran belum mencapai 100 persen, masih ada keluhan soal stok dan harga perangkat tersebut di pasaran.
Kemarin tim KPI pusat dan KPID Jatim melakukan pemantauan lapangan ketersediaan dan harga STB di sejumlah toko elektronik. ”Dari pantauan hari ini (kemarin, Red), sejauh ini tak ada temuan menonjol,” kata Koordinator Bidang Pengelolaan Sistem dan Struktur Penyiaran (PS2P) KPID Jatim Afif Amrullah.
Misalnya, pantauan di sejumlah toko elektronik penyedia STB di Pasar Genteng, Surabaya. Di sana, harga STB masih standar. Di kisaran Rp 240 ribu hingga Rp 360 ribu per unit.
Dari keterangan para pedagang, hingga kemarin penjualan STB memang sudah mengalami peningkatan, tapi belum signifikan. Diprediksi, lonjakan permintaan baru terjadi pasca penerapan ASO secara menyeluruh. ’’Karena itu, pemantauan stok dan harga STB akan terus dilakukan,’’ paparnya.
Afif menambahkan, sejak awal gabungan asosiasi penyedia STB pusat berkomitmen untuk menyuplai perangkat tersebut ke wilayah Jatim 1. Tujuannya, bisa memenuhi permintaan pasar dan mengantisipasi lonjakan harga.
Sejauh ini, stok dan harga STB di marketplace sudah normal. Namun, penjualan offline (di pasar maupun ritel) memang masih sulit diprediksi. Sebab, tetap ada celah dari pedagang memanfaatkan situasi dengan menaikkan harga dan memainkan stok. ”Kami juga mengimbau agar pembelian STB dilakukan di agen-agen resmi,” katanya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Malaysia vs Vietnam: Superkomputer Jagokan The Golden Star Warriors
Prediksi Skor Pisa vs Empoli di Coppa Italia: Azzurri Bisa Menang Lewat Adu Penalti!
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Elche: Comeback The Blue and Whites di La Liga Bakal Sengit!
Prediksi Skor Palermo vs Lecce di Coppa Italia, Inzaghi Siap Bikin Kejutan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Persebaya Surabaya Siapkan Penyerang Pengganti Alex Martins di Super League
Rela Kesampingkan Urusan Pribadi, Perjuangan Ibu Atlet Sepak Bola Masa Depan Indonesia
Prediksi Skor Cremonese vs Sampdoria di Coppa Italia, Optimisme Marco Giampaolo
BEM UI dan Puluhan Aliansi Mahasiswa Bakal Gelar Demo Besar di Bundaran HI Besok, Ini 8 Tuntutannya
Prediksi Skor Sassuolo vs Cesena di Coppa Italia: Jay Idzes Berpeluang Starter!
