
Kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Jawa Timur pada 1–2 Agustus 2026. (Istimewa)
JawaPos.com - Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan memastikan pembangunan infrastruktur tidak berhenti pada pembangunan fisik semata, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Komitmen itu diwujudkan melalui kunjungan kerja Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ke Jawa Timur pada 1–2 Agustus 2026.
Dalam kunjungan tersebut, AHY dijadwalkan meresmikan kawasan hasil penataan permukiman kumuh di Kabupaten Gresik, menghadiri Surabaya Marathon di Kota Surabaya, serta bersilaturahmi dengan ulama dan santri di Pondok Pesantren Nurul Cholil, Bangkalan.
Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Informasi Publik Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Herzaky Mahendra Putra, mengatakan agenda tersebut merupakan komitmen pemerintah agar pembangunan infrastruktur tidak hanya berorientasi pada proyek fisik, tetapi juga mampu memperkuat ekonomi daerah.
Herzaky mengatakan, Menko AHY akan memulai agenda di Kabupaten Gresik pada Sabtu (1/8) dengan meresmikan kawasan hasil penataan permukiman kumuh.
“Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas hunian, menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan layak, sekaligus menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat," ujar Herzaky dalam keterangan tertulis yang diterima, Sabtu (1/8).
Baca Juga:Faris Abdul Hafizh Akhirnya Debut Bersama Persib Bandung, Penantian Hampir Tiga Musim Terbayar
Ia menjelaskan penataan kawasan permukiman menjadi salah satu prioritas pemerintah yang terus didorong melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan. Langkah tersebut diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan permukiman sekaligus memperbaiki kesejahteraan masyarakat.
Setelah agenda di Gresik, AHY dijadwalkan menghadiri Surabaya Marathon pada Minggu (2/8). Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan kunjungan dan silaturahmi ke Pondok Pesantren Nurul Cholil di Kabupaten Bangkalan.
Menurut Herzaky, kunjungan ke pondok pesantren merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan pemerintah dengan tokoh agama, ulama, dan kalangan pesantren sebagai mitra strategis dalam menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung pembangunan nasional.
Rangkaian kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur serta pembangunan kewilayahan yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
7 Kebiasaan yang Bikin Ban Motor Cepat Botak, Mana yang pernah Kamu Lakukan?
Viral Pegawai BGN Sindir Korban Keracunan MBG Sambil Makan Chicken Katsu
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Sudah Tak Jadi Menkeu, Uang Rp 100 Ribu Bertanda Tangan Purbaya Malah Diburu
10 Kali Sidang Kasus Kuota Haji, Saksi Beberkan Tak Ada Dugaan Kerugian Negara
Psikolog Umum Kompeten dan Siap Berikan Layanan di Puskesmas, Pendidikan, Organisasi serta Komunitas
Tak Lagi jadi Menkeu, Momen Purbaya Makan Bakso Berdua Istri dan Kembali Nyetir Sendiri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022