Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 30 November 2022 | 19.39 WIB

Panti Asuhan di Sidoarjo Lepas Anak Asuh ke Orang Tua Angkat

Salah satu anak asuh yang dibawa orang tua angkat. Pemrpov Jatim for JawaPos - Image

Salah satu anak asuh yang dibawa orang tua angkat. Pemrpov Jatim for JawaPos

JawaPos.com–UPT Perlindungan dan Pelayanan Sosial Asuhan Balita di Kabupaten Sidoarjo melepaskan 11 anak asuh kepada orang tua angkat. Para orang tua angkat telah melewati proses assessment kurang lebih 1 tahun dan mendapatkan surat keputusan izin pengangkatan anak dari pengadilan agama.

Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Adhy Karyono yang ikut melepas anak asuh kepada calon orang tua angkat mengatakan, pelepasan anak asuh itu merupakan momentum langka. Sebab, proses memilih para calon orang tua asuh tak boleh asal dan tak boleh sembarangan.

”Para calon orang tua yang beruntung untuk mengasuh anak-anak di sini, adalah orang tua yang mampu dan mereka yang sehat. Orang tua yang mampu bisa diartikan bahwa calon orang tua ini mampu menyayangi dengan sepenuh hati. Mampu merawat dengan baik, mampu memberikan kecukupan gizi dan tumbuh kembang sang anak,” kata Adhy, Rabu (30/11).

Selain itu, lanjut dia, orang tua yang sehat diartikan mereka harus sehat dan melindungi buah hati atau anak-anak saat usia anak hingga kelak dewasa.

”Anak-anak ini adalah anugerah yang harus disayang sama halnya seperti anak kandung. Pesan kami agar para orang tua angkat ini untuk menjaga dan memberikan kasih sayang dengan sepenuh hati. Anak adalah sebuah anugerah yang harus dijaga dan disayang seperti anak kandung kita sendiri,” ujar Adhy.

Adhy menyatakan, Pemprov Jatim akan berupaya untuk memberikan perlindungan dan penghidupan yang layak kepada anak-anak telantar di UPT PPSAB sebelum mereka bertemu dengan para orang tua angkatnya.

”Pelepasan anak asuh kepada orang tua angkat hari ini (30/11) merupakan bukti bahwa pemerintah hadir untuk memberikan layanan terbaik kepada anak-anak telantar yang kemudian dilindungi, dibesarkan dan diberi kasih sayang sesuai dengan tumbuh kembangnya,” papar Adhy.

Kepada para pengasuh di UPT PPSAB, Sekdaprov menyampaikan rasa terima kasih karena telah merawat, mengasuh, dan menyayangi anak asuh dengan baik. Kasih sayang yang diberikan akan menjadi ladang pahala dan ibadah di dalam membesarkan tunas-tunas bangsa. Pola pengasuhan anak yang baik akan menghasilkan anak-anak yang sehat dan cerdas di Jatim.

Kadinsos Provinsi Jatim Alwi melaporkan, kegiatan itu sebagai wujud Pemprov Jatim dalam menangani balita telantar serta memberikan perlindungan dan penghidupan yang layak. Juga sebagai upaya penyelamatan tunas bangsa dari ketelantaran agar mereka dapat tumbuh kembang secara wajar serta menjamin terwujudnya kesejahteraan anak dan keberlangsungan masa depan seorang anak.

”Jumlah yang diserahkan sebanyak 11 anak. Jika ditotal sejak 2009-2022 sudah 373 anak yang kami lepas dan sudah memiliki orang tua angkat,” ujar Alwi.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore