
Photo
JawaPos.com- Perubahan cuaca dan krisis iklim menjadi faktor banyaknya anomali cuaca di pesisir. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak meminta nelayan lebih memperhatikan perubahan cuaca sebelum beraktivitas.
Koordinator Prakirawan BMKG Maritim Tanjung Perak Adi Hermanto menyatakan, salah satu fenomena alam yang terjadi adalah La Nina Triple Dip. Fenomena tersebut terjadi selama 3 tahun berturut-turut.
’’Ini sudah masuk triple dip itu,’’ katanya kemarin (9/11). Fenomena tersebut berpengaruh terhadap pola cuaca serta iklim di Indonesia. Salah satunya, mengakibatkan sebagian wilayah Indonesia mengalami musim hujan lebih awal.
Adi menjelaskan, La Nina merupakan fenomena alam dengan berubahnya suhu permukaan laut (SML) menjadi lebih dingin di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur di bawah kondisi normal. Karena pendinginan itu, perairan atau SML Indonesia berubah menjadi lebih hangat. ’’Ini kaitannya dengan pertumbuhan awan hujan tadi. Curah hujan secara umum meningkat,’’ terangnya.
Soal waktu atau durasi, La Nina Triple Dip berlangsung pada 2020–2023. Meski begitu, BMKG terus memantau kondisi tersebut. ’’Nah, untuk hilangnya, belum bisa dipastikan. Mungkin statusnya menjadi lemah, begitu,’’ terangnya.
Untuk itu, pihaknya mengimbau nelayan agar memperhatikan perubahan cuaca melalui displai informasi cuaca di beberapa tempat. Sebagaimana halnya di Mulyorejo dan Bulak.
Beberapa hari ke depan secara umum kondisi gelombang laut kondusif. ’’Hanya, yang perlu diperhatikan, adanya potensi hujan sedang hingga lebat, terutama saat siang dan sore,’’ imbaunya.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
