Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 2 November 2022 | 23.56 WIB

Proyek Saluran Lambat, Pedagang Sambat karena Usaha Ikut Terdampak

Photo - Image

Photo

JawaPos.com- Para pelaku usaha di Jalan Kyai Amir, Manukan, Kecamatan Tandes, Surabaya, belakangan sambat. Mereka mengeluhkan progres pembangunan saluran yang lambat. Sebab, usaha mereka ikut terdampak. Pengiriman barang tidak bisa lancar dan arus lalu lintas macet.

Di sepanjang jalan tersebut terdapat pasar tradisional yang ditempati ratusan pedagang. Semuanya mengeluh. Begitu pula pemilik toko maupun outlet di tepi jalan. ”Lha piye, mau kirim barang susah. Mobil tidak bisa masuk,’’ ujar Mochammad Arif Rachman, pemilik percetakan Rachmalia Printing yang berlokasi di Jalan Kyai Amir, kemarin (1/11).

Arif mengungkapkan bahwa Jalan Kyai Amir merupakan akses bagi banyak pedagang di lokasi tersebut. Selain itu, jalan selebar 4 meter tersebut juga menjadi alternatif warga Sambikerep yang hendak ke Manukan maupun sebaliknya. Dengan adanya sistem buka tutup dan mobil tidak bisa lewat, warga harus memutar jauh.

Masalahnya, jalur lain menjadi sangat macet karena satu jalan itu ditutup separo. Jalan Tengger misalnya. Selain sempit, kendaraan roda empat bakal sulit lewat jalan tersebut. Ada satu jalan lain lewat depan Mako Brimob di daerah Kandangan. Tapi, jaraknya terlalu jauh.

Sejatinya masih ada jalur alternatif lain, yakni lewat Balongsari. Masalahnya, jalan tersebut sangat padat karena Jalan Kyai Amir ditutup. ”Lha gak onok wong kerjo. Sakjane iki digarap ta gak salurane?’’ kata Arif.

Soim, pemilik toko baju di Pasar Manukan, juga mengeluh. Mobil boks yang biasanya mengangkut barang dagangannya tidak bisa lewat. ”Ibarat kota kecil, Jalan Kyai Amir di Manukan Lor ini pusatnya. Pusat keramaian. Jadi, kalau jalan ini ditutup separo saja, ya ruwet,’’ ucapnya.

Dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM) Surabaya sudah membongkar saluran di jalan tersebut sejak September. Hingga sekarang, materialnya masih menumpuk di jalan. Konstruksi saluran juga belum semuanya terpasang.

Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Eko Juli mengakui, pengerjaan saluran sempat terkendala hujan. Pihak kontraktor juga sempat menghentikan pekerjaan dengan alasan cuaca. ’’Ini banyak yang kami evaluasi,’’ katanya.

Eko memastikan pengerjaan saluran di Jalan Kyai Amir segera diselesaikan. Menurut dia, pengerjaannya tinggal sedikit. Pemasangan konstruksi saluran hampir tuntas. ”Nanti tinggal ditutup agar jalannya bisa dibuka lagi,’’ jelasnya. Targetnya, akhir November pembangunan saluran di Jalan Kyai Amir sudah selesai.

Editor: M Sholahuddin
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore