
Photo
JawaPos.com- Para pelaku usaha di Jalan Kyai Amir, Manukan, Kecamatan Tandes, Surabaya, belakangan sambat. Mereka mengeluhkan progres pembangunan saluran yang lambat. Sebab, usaha mereka ikut terdampak. Pengiriman barang tidak bisa lancar dan arus lalu lintas macet.
Di sepanjang jalan tersebut terdapat pasar tradisional yang ditempati ratusan pedagang. Semuanya mengeluh. Begitu pula pemilik toko maupun outlet di tepi jalan. ”Lha piye, mau kirim barang susah. Mobil tidak bisa masuk,’’ ujar Mochammad Arif Rachman, pemilik percetakan Rachmalia Printing yang berlokasi di Jalan Kyai Amir, kemarin (1/11).
Arif mengungkapkan bahwa Jalan Kyai Amir merupakan akses bagi banyak pedagang di lokasi tersebut. Selain itu, jalan selebar 4 meter tersebut juga menjadi alternatif warga Sambikerep yang hendak ke Manukan maupun sebaliknya. Dengan adanya sistem buka tutup dan mobil tidak bisa lewat, warga harus memutar jauh.
Masalahnya, jalur lain menjadi sangat macet karena satu jalan itu ditutup separo. Jalan Tengger misalnya. Selain sempit, kendaraan roda empat bakal sulit lewat jalan tersebut. Ada satu jalan lain lewat depan Mako Brimob di daerah Kandangan. Tapi, jaraknya terlalu jauh.
Sejatinya masih ada jalur alternatif lain, yakni lewat Balongsari. Masalahnya, jalan tersebut sangat padat karena Jalan Kyai Amir ditutup. ”Lha gak onok wong kerjo. Sakjane iki digarap ta gak salurane?’’ kata Arif.
Soim, pemilik toko baju di Pasar Manukan, juga mengeluh. Mobil boks yang biasanya mengangkut barang dagangannya tidak bisa lewat. ”Ibarat kota kecil, Jalan Kyai Amir di Manukan Lor ini pusatnya. Pusat keramaian. Jadi, kalau jalan ini ditutup separo saja, ya ruwet,’’ ucapnya.
Dinas sumber daya air dan bina marga (DSDABM) Surabaya sudah membongkar saluran di jalan tersebut sejak September. Hingga sekarang, materialnya masih menumpuk di jalan. Konstruksi saluran juga belum semuanya terpasang.
Kepala Bidang Drainase DSDABM Surabaya Eko Juli mengakui, pengerjaan saluran sempat terkendala hujan. Pihak kontraktor juga sempat menghentikan pekerjaan dengan alasan cuaca. ’’Ini banyak yang kami evaluasi,’’ katanya.
Eko memastikan pengerjaan saluran di Jalan Kyai Amir segera diselesaikan. Menurut dia, pengerjaannya tinggal sedikit. Pemasangan konstruksi saluran hampir tuntas. ”Nanti tinggal ditutup agar jalannya bisa dibuka lagi,’’ jelasnya. Targetnya, akhir November pembangunan saluran di Jalan Kyai Amir sudah selesai.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
11 Rekomendasi Gudeg Terenak di Jakarta, Kuliner Manis yang Tak Kalah Legit Seperti di Jogjakarta
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Tempat Makan Legend di Bandung yang Wajib Dicoba, Ada yang Sudah Berdiri Sejak Zaman Belanda!
Tanpa Eliano Reijnders dan Luciano Guaycochea! Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Persib Bandung
11 Kuliner Malam Surabaya Paling Enak dan Legendaris untuk Kamu yang Sering Lapar Tengah Malam
