
Photo
JawaPos.com- Tidak hanya di Kota Surabaya. Pada awal bulan ini ratusan pohon tabebuya tampak mulai bermekaran di wilayah Kota Sidoarjo. Baik yang berwarna kuning, putih, maupun merah muda.
Deretan pohon tabebuya terlihat mekar di Jalan Gajah Mada, Jalan Majapahit, Jalan KH Ali Mas’ud, Jalan Pahlawan, dan sepanjang Jalan Jenggolo. Termasuk di jalan-jalan milik swasta seperti di jalan Perumahan Kahuripan Nirwana Village.
Kepala Bidang (Kabid) Pertamanan dan PJU Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Edy Sutiono menjelaskan, pohon tersebut rutin mekar mulai akhir Agustus hingga September atau biasanya pada akhir musim kemarau. ”Nanti, kalau mulai masuk musim hujan, sudah mulai rontok lagi bunganya,” ujar Edi.
Pohon dengan bunga lebat itu ditanam di Sidoarjo sejak sekitar 12 tahun lalu. Saat itu diawali penanaman di sepanjang Jalan Gajah Mada sebagai jalan ikon kota. ”Diprioritaskan di jalan protokol seperti Jalan Ahmad Yani, Pahlawan, Gajah Mada, Jenggolo, Majapahit, Diponegoro, dan lainnya,” jelas Edi.
Meski ditanam di jalan protokol, akar pohon tidak merusak aspal jalan. ”Ada beberapa jenis pohon yang kalau ditanam di pinggir jalan bisa merusak trotoar atau bahkan aspal. Kalau tabebuya ini, akarnya aman, tidak merusak,” ungkapnya.
”Kami akan upayakan terus ditambah meski akhir-akhir ini bibit pohon tabebuya agak langka dan mengalami kenaikan harga karena banyaknya permintaan di hampir setiap kota,” lanjut Edi.
Dia menyebutkan, pohon setinggi 1,5–2 meter dengan diameter rata-rata 10 sentimeter dihargai Rp 150 ribu. Karena itu, Edi berharap warga juga turut menanam.
”Kami berharap warga mau ikut berpartisipasi menanam pohon tabebuya ini di berbagai sudut agar penambahannya semakin cepat,” tuturnya. Sebab, menurut dia, jumlahnya saat ini masih kurang dan butuh ditambah lagi, terutama di jalan protokol.

Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
14 Rekomendasi Kuliner Depok untuk Keluarga, Tempat Makan Nyaman dengan Menu Beragam
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
Sempat Di-blacklist Koramil, Pembangunan Koperasi Merah Putih di Tuban Dikawal Babinsa
17 kuliner Legendaris di Surabaya yang Wajib Dicicipi Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Kecelakaan Kereta dan KRL di Bekasi Timur, KAI Fokus Evakuasi Para Korban
